ads

21 March, 2019

KPRI Mamminasae Sibulue Laksanakan RAT 2018, Ini Rencana Kerja Tahun Buku 2019

KPRI Mamminasae Sibulue Laksanakan RAT 2018, Ini Rencana Kerja Tahun Buku 2019
banner 336x280
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, BONE - Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia (KPRI) Mamminasae Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone, melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2018, di SDN 221 Pattiro Bajo Kecamatan Sibulue, Kamis (21/09/2019) dengan dibuka Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bone, Andi Muh Yusuf.

Ketua KPRI Mamminasae Sibulue, H Mappapoleh, dalam laporannya mengatakan bersama dengan pengurus akan memberikan pelayanan maksimal sesuai kemampuannya.

"Saya bersama pengurus akan memberikan pelayanan semaksimal mungkin. Olehnya itu, saya harap kerjasama dan persatuan para pengurus dan seluruh anggota. Koperasi kita ini masuk sebagai salah satu koperasi sehat di Kabupaten Bone dengan 306 orang anggota aktif," jelas H Mappapoleh.

Camat Sibulue, Andi Wahyuddin Akiel, dalam sambutannya mengatakan, mendapat predikat koperasi sehat itu sangat langka, karena banyak koperasi di Kabupaten Bone yang masih beroperasi atau berfungsi tetapi tidak dikategorikan koperasi sehat.

"Makanya saya mengajak para pengurus dan anggota untuk mempertahankan status koperasi sehat tersebut serta mengharapkan Kadis Koperasi dan UMKM untuk membantu pengadaan sekretariat," ujar Andi Wahyuddin Akiel.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bone, Andi Muh Yusuf, dalam sambutannya sewaktu membuka RAT tersebut mengatakan, untuk mempertahankan koperasi tetap sehat diperlukan kerjasama. Apalagi Koperasi itu salah satu penunjang peningkatan perekonomian di Indonesia.

"Di Kabupaten Bone ada 392 koperasi. Kategorinya pun bermacam-macam, ada koperasi aktif dan tidak aktif dan adapula koperasi sehat. Koperasi sehat mampu melaksanakan RAT minimal dua tahun berturut-turut," ujarnya.

Lanjutnya, untuk mendapatkan gelar Koperasi Sehat tidaklah semudah membalikkan telapak tangan karena banyak instrumen/indikator yang harus dipenuhi.

"Saat ini ada Koperasi tidak sehat masih berjalan tapi tidak pernah melakukan RAT, seperti Koperasi Unit Desa (KUD). Makanya saya menghimbau kepada KUD yang tidak aktif agar mengaktifkannya kembali," himbaunya. 

Adapun rencana kerja KPRI Mamminasae di Tahun Buku 2019, diantaranya adalah menciptakan mekanisme organisasi yang dapat meningkatkan pelayanan anggota, mengembangkan sikap profesionalisme dalam mengelola koperasi, berupaya untuk selalu menambah anggota.

Memberikan pelayanan maksimal pemberian pinjaman anggota, anggota yang menurut pengurus tidak memenuhi syarat tidak direalisasikan permohonan kreditnya.

Selain itu, memberikan santunan sosial dari alokasi dana sosial bagi anggota aktif yang meliputi meninggal dunia, diopname/melahirkan di rumah sakit, purna bakti/pensiun dan dimutasi di luar Kecamatan Sibulue serta memberikan bingkisan/paket lebaran bagi anggota aktif. (Rasul)
Don't Miss

News Feed