ads

11 February, 2019

Tantangan Kasat Lantas Polres Bone, Guru MTsN Watampone : Rata-rata Siswa Naik Motor ke Sekolah Anak Oknum Polisi

Tantangan Kasat Lantas Polres Bone, Guru MTsN Watampone : Rata-rata Siswa Naik Motor ke Sekolah Anak Oknum Polisi
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, BONE - Kerjasama atau MOu antara pihak kepolisian dan Pemkab Bone melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bone terkait pelarangan anak sekolah dibawah umur menggunakan kendaraan ternyata tidak berjalan maksimal dan terkesan tidak berlaku umum.

Pasalnya, berdasarkan pengakuan salah seorang guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 400 Watampone, Supratman, bahwa rata-rata siswa/murid MTsN 400 Watampone yang menggunakan motor ke sekolah adalah anak oknum polisi yang nota bene belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Saya harap pak Kapolsek atau yang mewakili agar suatu saat berkunjung ke sekolah kami MTsN, karena rata-rata siswa/murid yang menggunakan motor ke sekolah adalah anak oknum polisi," tegas Surahman, Senin (11/02/2019).

Ia pun mempertanyakan tindak lanjut kerjasama/MOu antara pihak kepolisian dan Pemkab Bone melaui Dinas Pendidikan Kabupaten Bone.

Bahkan Surahman akan memberikan datanya anak oknum polisi tersebut apabila ada yang membutuhkannya.

Hal itu diungkapkan Surahman, pada saat pelaksanaan Lokakarya Mini Tribulanan Pertama Lintas Sektor di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Biru, Jl Gatot Subroto, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, yang dihadiri oleh Tripika Tanete Riattang, para lurah dan kepala sekolah se Kecamatan Tanete Riattang.

Ka Unit Tipiter Polsek Kota, Ipda Agussalim yang hadir pada kegiatan tersebut mewakili Polsek Kota Polres Bone, dalam menanggapi pernyataan dan pertanyaan Surahman, mengatakan, agar kiranya anak polisi tersebut difoto agar ia bisa diketahui identitasnya.

"Kalau sudah jelas dan nyata bahwa itu adalah anak oknum polisi maka ia akan menyampaikan ke Kasat Lantas Polres Bone dan kalau perlu ke Pak Kapolres Bone," tegas Ipda Agussalim.  (Rasul)
Don't Miss

News Feed