Kapolres Bone Akan Bangun Masjid Darurat di Lokasi Gempa Tsunami Palu

Kapolres Bone Akan Bangun Masjid Darurat di Lokasi Gempa Tsunami Palu

RAKYATSATU.COM, PALU - Perhatian Kapolres Bone terhadap daerah dan korban bencana gempa dan tsunami bukan hanya memberikan bantuan atau menyumbang kepada korban, seperti menyumbang sembako, pakaian, makanan dan minuman serta obat-obatan tetapi ia juga akan membangun sarana ibadah mesjid/mushalla darurat di lokasi bencana.

Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim yang ditemui Rakyatsatu.com, Senin (08/10), saat melayani pemberian bantuan ke korban bencana gempa dan tsunami Palu, di Posko Induk Bone Peduli, STQ Palu, menjelaskan, selain memberikan bantuan kepada korban gempa dan tsunami, maka akan dibangun pula sarana ibadah masjid darurat.

"Kita akan bangun masjid/mushallah darurat di tempat pengungsian di Palu. Kita akan bangun di dua titik agar para saudara kita korban bencana gempa dan tsunami memiliki sarana ibadah dan dapat melaksanakan ibadah shalat secara berjamaah," jelas AKBP Muhammad Kadarislam Kasim.

Ia menjelaskan, namanya sarana ibadah darurat atau mesjid darurat, tentu sruktur fisiknya berbeda jauh dengan sarana ibadah yang non darurat.

"Masjid darurat tersebut tidak berdinding, hanya neratap dan bahan untuk atap menggunakan baja ringan," tuturnya.

Lanjutnya, pembangunan satu sarana ibadah atau masjid/mushallah akan memakan waktu sekira 2 - 3 hari, dan akan pembangunannya mulai dilaksanakan hari Senin (08/20).

"Pengerjaannya secara gotong dan apabila banyak warga atau relawan yang ikut membantu, Insya Allah akan rampung selama dua hari," pungkasnya.  (Rasul)

loading...
close
Rakyatsatu