ads

26 September, 2018

Wilayah Ter Korem 141/Tp Bertambah, Dari 11 Kodim Menjadi 15 Kodim. Ini Tambahannya

Wilayah Ter Korem 141/Tp Bertambah, Dari 11 Kodim Menjadi 15 Kodim. Ini Tambahannya
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, MAKASSAR - Wilayah Ter Korem 141/Tp bertambah, dari 11 Kodim yang selama ini dibawah komanda Korem 141/Tp, kini bertambah 4 Kodim, sehingga sekarang menjadi 15 Kodim.

Penambahan wilayah ter Korem 141/Tp itu ditandai pada Upacara Pengalihan Komando dan Pengendalian Satuan Kodim 1404/ Pinrang, Kodim 1405/Mallusetasi, Kodim 1420/Sidrap, dan Kodim1421/ Pangkep, dari  Korem 142/Tatag ke Korem 141/Toddopuli Kodam XIV/Hsn di pimpin langsung oleh Pangdam XIV/Hsn Mayjen TNI Surawahadi, S.I.P., M.Si, di lapangan Upacara M.Yusuf Makodam XIV/Hsn, Rabu (26/09) sekira pukul 08.00 Wita.

Dalam amanatnya Pangdam XIV/Hsn, memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Allah Subhanahu Wata’ala, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga dapat mengikuti Upacara Alih Kodal Kodim 1404/Pinrang, Kodim 1405/Mallusetasi, Kodim 1420/Sidrap dan Kodim 1421/Pangkep, dari Korem 142/Tatag ke Korem 141/Toddopuli.

Pelaksanaan Alih Kodal ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Kasad Nomor 25 Tahun 2018 tanggal 17 Juli 2018 tentang Penataan Satuan dan Pembentukan Satuan Baru Jajaran TNI AD, termasuk didalamnya 4 Kodim di jajaran Korem142/Tatag yaitu Kodim 1404/Pinrang, Kodim 1405/Mallusetasi, Kodim 1420/Sidrap dan Kodim 1421/Pangkep yang dialihkodalkan ke Korem 141/Tp.

Hal ini merupakan salah satu upaya pemenuhan tuntutan organisasi dalam rangka pembangunan kekuatan pokok minimum atau Minimum Essential Force, yang bertujuan untuk memudahkan komando dan pengendalian, karena keempat Kodim tersebut berada di Kabupaten Pinrang, Kota Parepare, Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Pangkep yang secara geografis lebih dekat ke Kota Watampone sebagai Markas Korem 141/Toddopuli.

Sedangkan sementara ini secara administrasi masuk ke dalam wilayah Korem 142/Tatag yang bermarkas di Mamuju, Sulawesi Barat, sehingga rentang kendali terlalu jauh dan sering mengalami hambatan di lapangan.

Begitu pula, jika ditinjau dari aspek efisiensi dan efektifitas pembinaan satuan serta performance satuan komando teritorial yang memiliki tugas utama melaksanakan pembinaan teritorial di wilayahnya akan semakin mudah terealisasi, jika memiliki karakteristik wilayah dan demografi yang relatif sama antara suatu satuan dengan komando atasnya.

"Berkenaan dengan itu, saya minta agar segera lakukan pendataan personel dan inventarisasi materiil serta adakan koordinasi dengan Pemda setempat. Laksanakan  penyesuaian administrasi guna mengantisipasi permasalahan yang timbul sehingga mampu diambil langkah-langkah yang antisipatif dan preventif," tegasnya. 

Pangdam XIV/Hsn berharap, dengan adanya penataan organisasi Korem 141/Toddopuli, maka akan terwujud postur satuan yang lebih profesional, efektif, efisien dan modern meliputi pembinaan struktur organisasi, pembinaan personel, materiil serta pembinaan pangkalan yang dilakukan secara seimbang dan serasi. Pada gilirannya tugas pokok satuan dapat diselesaikan dengan lancar, tepat waktu dan sesuai rencana.

Di sisi lain, dengan adanya penataan satuan, dapat lebih mudah membantu Pemda setempat dalam mewujudkan situasi wilayah yang aman dan kondusif, khususnya dalam menghadapi Pilpres dan Pileg 2019.

"Saya ingatkan lagi, bahwa Tentara Nasonal Indonesia, menganut doktrin sistem pertahanan  semesta sesuai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002, yaitu suatu pertahanan negara  yang mengupayakan pengerahan seluruh kekuatan nasional guna menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara serta mengamankan segala usaha untuk mencapai tujuan nasional," jelasnya.

Sebagai komando teritorial (ter), Kodim dan Koramil jajarannya mempunyai peran yang sangat penting dalam pertahanan semesta tersebut, mengingat keberadaannya menyelenggarakan pembinaan geografi, demografi dan kondisi sosial dalam rangka menciptakan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh di daerahnya untuk kepentingan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Mengakhiri sambutan, kepada para Dandim beserta staf dan seluruh personel yang satuannya Alih Kodal, saya ucapkan selamat bergabung di Korem 141/ Toddopuli, semoga melalui pengalihan komando ini dapat menjadi sumber motivasi dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan tulus, ikhlas dan penuh semangat.
Setelah upacara dilanjutkan acara syukuran.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, selain Pangdam XIV/Hsn Mayjen TNI Surawahadi,S.I.P., M.Si.berserta ibu, hadir pula para Pa Ahli Kodam XIV/Hsn, para Perwira Lo Kodam XIV/Hsn, Irdam Kodam XIV/Hsn Kolonel Inf Bahram Danrem 141/Tp Kolonel Inf Suwarno, S.A.P beserta ibu
Danrem 142/ Ttg Kolonel Inf Taufiq Shobri beserta ibu, Danrem 143/HO Kendari, Kolonel Arm Dedi Nurhadiman SIP beserta ibu.

Para Asisten  Kasdam XIV/Hsn besrta ibu, para Dan, Kabalak Dam XIV/Hsn beseta ibu, para Dandim jajaran Korem  141/Tp beserta ibu, para Dandim 142/Ttg, para Dan, Kabalak Rem 141/Tp beserta ibu, para Dan, Kabalak rem 142/Ttg, para Kasi rem 14/Tp, para Kasi dan Pasi rem 142/Ttg.

Perwakilan upati Pangkep, Bupati Pinrang, Bupati Sidrap, Walikota Pare Pare. Hadir pula Kapolres Pangkep, Kapolres Pinrang, Kapolre Sidrap dan Kapolres Pare Pare.

Sedangkan Komandan Upacara Dandim 1405/Mallusetasi  Letkol Arm Ketut Adi Hamsyah S.I.P sedangkan Perwia Upacara Mayor Arh Muhammad Yuliansyah

Sebelumnya hanya ada 11 Kodim dalam wilayah ter korem 141/Tp yakni,
1. Kodim 1406/Wajo
2. Kodim 1407/Bone
3. Kodim 1409/Gowa
4. Kodim 1410/Bantaeng
5. Kodim 1411/Bulukumba
6. Kodim 1415/Selayar
7. Kodim 1415/Maros
8. Kodim 1423/Soppeng
9. Kodim 1424/Sinjai
10. Kodim 1425/Jeneponto
11. Kodim 1426/Takalar, ditambah Yonif 726/Tamalate. (Rasul)
Don't Miss

News Feed