Soni : Pesantren Tidak Bisa Dipisahkan Dengan Pembangunan Kebangsaan

Soni : Pesantren Tidak Bisa Dipisahkan Dengan Pembangunan Kebangsaan
RAKYATSATU.COM, SINJAI - Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono bersama rombongan pemerintah Provinsi Sulsel, menghadiri Silaturahmi Nasional Darul Istiqamah di kampus Al Markaz Al Islamy, Minggu (26/08).

Ustad Fadhlullah Marsuki dalam laporannya mengatakan kegiatan ini mengangkat tema "Melestarikan Peradaban Islama Membangun Bangsa".

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, mulai dari 13-14 Dzulhijjah 1439 Hijriyah, atau 25-26 Agustus 2018 Masehi.

Pj Gubernur Sulsel Soni Sumarsono, dalam sambutannya mengatakan bahwa mari membangun bangsa untuk kesejahteraan rakyat, saya yakin dengan tema yang diangkat pada Silatnas kali ini sangat bersinergi dengan pembangunan kebangsaan kita.

"Yang pertama saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas kesuksesan pelaksanaan pilkada di Sulawesi Selatan, dari zona merah menjadi zona hijau. Alhamdulillah pikada berlangsung dalam situasi aman dan damai, ini semua berkat dukungan dari ulama, dan semua pihak dengan doa yang penuh kedamaian," katanya.

Sumarsono juga menyampaikan bahwa, Pemerintahan tidak boleh ada kekosongan termasuk di Sinjai, sehingga pemprov mengamanahkan kepada Jufri Rahman untuk menjadi penjabat Bupati di Sinjai.

"Saya meyakini sosok figur seperti Jufri Rahman yang diinginkan masyarakat Sinjai. Semoga ini bisa diemban dengan baik dan menjadi berkah bagi masyarakat Sinjai dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan membawa pembangunan yang baik bagi pembangunan Sinjai," harapnya.

Sumarsono juga mengatakan, bahwa dengan dilibatkannya saya untuk meletakkan batu pertama pembangunan auditorium pesantren Istiqamah, maka saya sudah menjadi bagian dari Darul istiqamah.

"Pesantren tidak bisa dipisahkan dari pembangunan kebangsaan, sehingga melalui kesempatan ini  saya ingin tekankan bahwa NKRI harga mati, dan ini tentu selaras dengan tema Silatnas kali ini," katanya.

Gubernur Sulsel juga mengapresiasi Sulawesi Selatan, karna prosentase sarjana terbesar diantara 33 Provinsi di Indonesia ada di Sulawesi Selatan, dan orang Bugis Makassar adalah orang-orang baik, ini dibuktikan dengan prinsip filosofi Bugis Makassar, Sipakatau,Sipakalebbi, Sipakainge, Sipatokkong.

Pada kesempatan tersebut Pj. Gubernur juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Auditorium Tahfidzul Quran Kiyai Ahmad Marsuki Hasan di lokasi Al-Markaz Al Islamy Darul Istiqamah Sinjai, selanjutnya peletakan batu juga diikuti oleh Ketua DPRD Provinsi  Sulsel Muh. Roem, dan Pj. Bupati Sinjai Jufri Rahman, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulsel Anwar Abu Bakar.

Selain itu juga dilakukan Penyerahan Cendramata berupa plakat ucapan terima kasih kepada Pj. Gubernur Sulsel Soni Sumarsono, dan Pj Bupati Sinjai Jufri Rahman, dan pernyataan dan penandatangan Deklarasi Damai Indonesia yang dilqkukan oleh Pj.Gubernur Sulsel, Ketua DPRD Sulsel, Kakanwil Kementerian Agama Sulsel, para pimpinan Forkopimda, Sekda Sinjai dan seluruh perangkat Daerah Sinjai. (Asdar) 
loading...
close
Rakyatsatu