ads

16 August, 2018

Di Marioriawa, Gas Elpiji 3Kg Melambung diharga Rp30 Ribu

Di Marioriawa, Gas Elpiji 3Kg Melambung diharga Rp30 Ribu
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Keberadaan gas Elpiji 3 Kg bersubsidi di Kabupaten Soppeng semakin langka. Parahya lagi, harganya melejit jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), yang membuat masyarakat bawah menjerit.

Saat memantau keberadaan gas Elpiji 3Kg  di Kabupaten Soppeng tak terkecuali di Kecamatan Marioriawa memang sulit ditemukan. Meski  ada di pasaran, masyarakat harus membayar lebih dari harga semestinya yang mencapai Rp30 ribu/tabungnya  yang ditetapkan pengecer. Padahal, HET yang ditentukan pemerintah adalah Rp16 ribu per tabung

Sahidin, Warga Kelurahan Manorang  salo, kepada rakyatsatu.com mengungkapkan, harga gas elpiji juga dijual dengan seenak hati oleh pengecer. 

"Selaku masyarakat kecil saya berharap pihak terkait di Pemerintah Kabupaten Soppeng bisa mencari solusi agar gas lebih mudah didapatkan dan harga jual tidak dipermainkan oknum yang tidak bertanggungjawab," kata Sahidin, Kamis (16/08)

Hal yang sama dikatakan Hj Wati, Pengecer Tabun Gas Elpiji Bersubsidi 3 Kg sekarang ini  melambung tinggi, juga menjadi barang antik karena sudah langka," ujarnya  katanya.

" Kita selaku Pengecer mengikuti harga, karena belinya mahal, maka saya juga jual mahal seperti sekarang ini. Saya  beli tabun gas 3 Kg seharga 28 ribu, terpaksa saya jual 30 ribu per tabung nya Terang,"  Hj Wati (Ono)

Don't Miss

News Feed