Kapolsek Sibulue, Irup di SMPN 4 Sibulue Bone, Ini Pesan yang Disampaikan

Kapolsek Sibulue, Irup di SMPN 4 Sibulue Bone, Ini Pesan yang Disampaikan

RAKYATSATU.COM, BONE - Kapolsek Sibulue Polres Bone, AKP Umar menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Bendera SMPN 4 Sibulue Bone, di halaman upacara SMPN 4 Sibulue Bone, Senin (23/07).


Kapolsek Sibulue, AKP Umar dalam amanatnya yang membacakan sambutan Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, mengatakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di jalan sangat penting, khususnya dalam lingkungan pelajar.

"Kegiatan ini memiliki tujuan agar para anggota Polri lebih dekat dengan pelajar, sehingga dapat bertatap muka, dan menyampaikan secara langsung beberapa hal yang penting, seperti masalah keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas di jalan," ujarnya.

Ia menjelaskan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Bone pada tahun 2017, yakni 636 kasus, yang mengakibatkan korban meninggal dunia (MD) 121 orang, luka berat 127 orang, luka ringan 714 orang, dengan kerugian materil sekira Rp1.356.980.000.

Sedangkam di tahun 2018 (Januari - Juni), sebanyak 206 kasus, yang mengakibatkan korban MD 58 orang, luka berat 50 orang, luka ringan 227 orang dengan kerugian materil sekira Rp338.957.012.

Lanjutnya, dari angka kecekaan lali lintas tersebut, dapat diinterprestasikan bahwa tingkat laka lantas di wilayah hukum Polres Bone cukup tinggi dan hampir 20 persen diantaranya melibatkan remaja berusia dibawah usia 17 tahun dengan status pelajar yang berkendara sepeda motor.

"Mencermati data kecelakaan tersebut, dapat dimaknai bahwa budaya disiplin masyarakat Indonesia pada umumnya dan para pelajar khususnya masih sangat rendah, meskipun sebagian diantaranya sudah tertib dan disiplin," ujar AKP Umar yang membacakan sambutan Kapolres Bone.

Oleh karena itu, Polri dalam melaksanakan tugas pokoknya untuk melindungi, mengayomi, melayani masyarakat dan meningkatkan kualitas keselamatan berlalu lintas dalam meminalisir angka korban laka lantas sangat mengharapkan bantuan dan dukungan semua elemen, khususnya para pendidik dan orang tua/wali pelajar.

"Polri senantiasa selalu mengharapkan dukungan dari para pelajar dan guru untuk bersinergi dalam menjaga dan mewujudkan keselamatan para pelajar dari laka lantas," ujarnya.

Dalam amanat tersebut, Kapolres Bone menyampaikan beberapa pesan, diantaranya, sebelum melaksanakan aktifitas biasakan dimulai dengan berdoa dan bersyukur, belajar dengan serius dan fokus karena tugas utama pelajar adalah belajar dan belajar biar menjadi orang yang berkualitas, berjuang keras menerapkan nilai disiplin diri, pesankan kepada sanak saudara bahwa korban laka lantas sudah banyak.

"Kepada para guru dan kepala sekolah, saya mengajak untuk turut menjaga keamanan dan keselematan pelajar kita dala berlalu lintas," ujar Kapolres Bone dalam sambutannya yang dibacakan AKP Umar.

AKP Umar juga menambahkan, sesuai amanat ini, kami menghimbau kepada siswa agar jangan ngebut saat berkendara karena ssuai aturan itu belum bisa berkendara karena u tuk mndapatkan sim adalah umur 17 ke atas.

"Sepeda motor jangan menggunakan knalpot racing agar tidak mengganggu oranh lain. Utamakan keselamatan dalam berkendara. Mari kita sayangi kita punya tubuh dan nyawa dengan tertib berlalu lintas. Selamat belajar," pungkas AKP Umar.  (Rasul)

loading...
close
Rakyatsatu