ads

23 June, 2018

Penyelenggara Pilkada Serentak di Bone Resah Akibat Ulah Percetakan Adi Perkasa dan KPU Provinsi Sulsel

Penyelenggara Pilkada Serentak di Bone Resah Akibat Ulah Percetakan Adi Perkasa dan KPU Provinsi Sulsel
banner 336x280
banner 336x280

RAKYATSATU.COM, BONE - Penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Kabupaten Bone, KPU Kabupaten Bone dan Panwaslu Kabaupaten Bone mulai resah akibat ulah percetakan Adi Perkasa.


Pasalnya, sampai hari ini (Sabtu, 23/06) H-4 pencoblosan Pilkada serentak Model C6.KWK-KPU belum selesai dicetak. Demikian pula Formulir C1 sampai C7.

Hal itu terungkap pada kegiatan Sosialisasi Segmen Pilkada Menuju Pilkada yang Berhudaya dan Bermartabat yang diselenggarakan KPU Kabupaten Bone dengan menghadirkan pemateri Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kabupaten Bone, M. Alwi

"Ada hal yang meresahkan saya sampai saat ini yakni belum ada Model C6, padahal ini harus ada pada H-3," ujar M. Alwi.

Sedangkan Divisi Teknis Pemilu KPU Kabupaten Bone, Hj Ernida Mahmud mengatakan, bahwa proses pengadaan logistik Pilkada serentak di Kabupaten Bone, ada yang ditangani oleh KPU Kabupaten Bone dan ada pula yang ditangani oleh KPU Provinsi Sulsel.

"Untuk Pilbup Bone, pengadaan logistiknya dilakukan KPU Kabupaten Bone, sedangkan Pilgub Sulsel pengadaannya diambil oleh KPU Provinsi Sulsel. Untuk logistik Pilbup Bone semuanya sudah beres dan aman serta dibungkus plastik adar safety dan sudah siap untuk didistribusikan," tegas Hj Ernida Mahmud

"Demikian pula logistik tersebut, ada yang penggunaannya terpisah namun ada pula yang sama. Seperti Model C6 digunakan bersama, baik di Pilbup Bone maupun di Pilgub Sulsel," tambahnya.

Ia menambahkan, bahwa dirinya sudah sering mendesak KPU Provinsi terkait keterlambatan C1 hingga C7, namun sampai saat ini Model C6 belum selesai dicetak semua oleh percetakan Adi Perkasa.


"Untuk logistik Pilgub Sulsel yang ditangani KPU Provinsi Sulsel dicetak di Adi Perkasa, dan Adi Perkasa bukan hanya mencetak logistik Pilkada Sulsel, melainkan mencetak pula logistik Pilkada Papua," ujar Hj Ernida.  (Rasul)


Don't Miss

News Feed