Pemda Soppeng Paparkan Program SoBAT di Tingkat Nasional

Pemda Soppeng Paparkan Program SoBAT di Tingkat Nasional
RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng, dalam hal ini Sekertaris Daerah (Sekda) HA Tenri Sessu memanfaatkan undangan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, di Soll Marina Hotel, Kamis (10/05) .

Sekda memperkenalkan salahsatu program Pemda Soppeng, yakni Gerakan SoBAT (Soppeng Bebas Ancaman Tinja) di depan Aparatur Pemda, Pokja AMPL/ Sanitasi Provinsi, Kabupaten/ Kota dan Tenaga Ahli Fasilitator dari beberapa perwakilan Provinsi seluruh Indonesia, sebagai peserta Pemberdayaan dalam menyusun SSK dan Implementasi Pembangunan Sanitasi tahun 2018.

HA Tenri Sessu, yang juga Ketua Pokja Sanitasi mewakili Bupati Soppeng, mempaparkan beberapa hal pada kegiatan  tersebut termasuk bagaimana kondisi awal sanitasi di Kabupaten Soppeng, bagaimana gerakan SoBAT disiapkan sampai pada komitmen Bupati Soppeng dalam menuntaskan Buang Air Besar Sembarangan di Kabupaten Soppeng tahun 2018 serta bagaimana skenario penuntasannya.

"Program SoBAT adalah gerakan kerja bersama yang di deklarasikan Bupati Soppeng pada tanggal 17 Agustus 2017, untuk menuju sanitasi layak dan berkelanjutan. Gerakan ini meliputi beberapa program diantaranya intervensi pembangunan jamban keluarga, program STBM dan yang kekinian adalah Layanan Lumpur Tinja Terjadwal atau LLTT," katanya.

Dalam presentasinya,  Ia menyampaikan terima kasihnya kepada pihak USDP yang telah mendampingi Kabupaten Soppeng sehingga bisa melaksanakan Gerakan SoBAT sampai saat ini. 

Selain itu pula, Sekda juga memberikan titik berat pada komitmen Kepala Daerah HA Kaswadi Razak, sebagai puncak pimpinan di Kabupaten Soppeng untuk sanitasi layak dan berkelanjutan dan kemudian ditindak lanjuti dengan kerja bersama beberapa OPD yang tergabung dalam Pokja Sanitasi sebagai kunci kenapa gerakan SoBAT bisa berjalan sampai saat ini.

Berbagai tanggapan positif peserta tentang beberapa inovasi dalam gerakan SoBAT, seperti tanggapan peserta dari Jawa Timur yang menanyakan lebih detail tentang penginputan mandiri online dan pemetaan proyek percontohan pada program LLTT yang menggunakan aplikasi sederhana dan tidak berbayar. (**)
loading...
close
Rakyatsatu