Kabar Duka Menyelimuti MAN Tana Toraja, Seorang Tenaga Pengajarnya Meninggal Dunia

Kabar Duka Menyelimuti MAN Tana Toraja, Seorang Tenaga Pengajarnya Meninggal Dunia
RAKYATSATU.COM, TANA TORAJA - Kabar duka menyelimuti MAN Tana Toraja, dengan meninggalnya seorang tenaga pengajar, Suhardi Tandi Randa (37), sekitar pukul 15.00 Wita, di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Makassar, Minggu (06/05) kemarin.

Almarhum Suhardi yang dikenal ramah dan aktif dalam kegiatan kepramukaan ini meninggalkan seorang istri, 2 orang putra dan 1 orang putri ini.

Salah seorang temannya mengajar di MAN, Baly, mengatakan jenasah almarhum Suhardi, tiba di rumah duka di Mandetek pukul 04. 30 dini hari, dan rencananya akan dikebumikan hari ini pukul 13.00 (ba'da dhuhur), Senin (07/05).

"Iya benar, rencananya akan dikebumikan hari ini pukul 13.00 (ba'da dhuhur)," kata Baly.

Almarhum Suhardi yang bergabung dengan keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja ini, dengan mengawali karirnya sebagai Guru Bukan PNS (GBPNS) di MAN Tana Toraja sejak tahun 2009 dan kemudian ditunjuk sebagai pembina OSIS dan kepramukaan.

"Walau almarhun belum berstatus PNS, namun dedikasi dan pengabdiannya untuk institusi Kemenag, terutama MAN Tana Toraja sangat luar biasa. Almarhum sosok yang bisa menjadi tauladan bagi rekan- rekan sesama GBNPNS yang etos kerjanya tidak diragukan lagi, bahkan melebihi PNS," tambah Baly. 

Diketahui, Almarhum Suhardi sempat dirawat di RS Lakipadada sebelum dirujuk ke RS Unhas Makassar pada tanggal 2 Mei karena keluhan sakit kepala yang tak tertahankan.

Menurut dokter yang menangani, ada sejenis virus atau bakteri yang menyerang pusat syaraf yang melumpuhkan sistem syaraf secara keseluruhan sehingga membuatnya meninggal dunia. (Kris)
loading...
close
Rakyatsatu