NA- ASS Menuju Rumah Duka Sampaikan Bela Sungkawa, Anak Korban Dapat Beasiswa

NA- ASS Menuju Rumah Duka Sampaikan Bela Sungkawa, Anak Korban Dapat Beasiswa
RAKYATSATU.COM, GOWA - Kecelakaan maut yang menimpa relawan Prof Andalan yang menuju Kabupaten Bone, ikut mendukakan hati bagi Cagub dan Cawagub nomor 3 Prof Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman (NA- ASS), sehingga keduanya ikut menuju rumah duka, Minggu (22/04).

Sesampai di rumah duka, NA sampaikan dukacitanya atas musibah yang menimpa relawannya. 

"Saya dan Pak Andi Sudirman Sulaiman sedih dan turut berduka atas kejadian yang menimpa relawan kami saat hendak berangkat ke Bone untuk mengikuti kampanye akbar. Kami semua berbela sungkawa bagi korban meninggal dan luka," kata Nurdin. 

Sebagai tanda dukacitanya, keluarga korban yang meninggal pun akan diberikan santunan masing- masing Rp 50 juta, serta akan menanggung seluruh biaya penguburannya dan beasiswa bagi anak- anak korban. 

"Kami akan memberikan beasiswa pendidikan bagi anak korban meninggal sampai kuliah," tambah Andi Sudirman. 

Sementara korban luka, menurut Andi Sudirman akan ditanggung seluruh biaya pengobatannya hingga sembuh.

Diketahui, dua relawan tewas adalah Daeng Jarung, warga Bontobontoa, Kabupaten Gowa yang sehari- hari bekerja sebagai tukang. Serta Idris Daeng Tayang yang sehari- hari bekerja sebagai pedagang.

Kecelakaan maut kembali terjadi kepada kendaraan mobil Suzuki Ertiga yang terjun ke jurang di Mario, Kelurahan Mario Pulana, Kecamatan Camba, sekitar pukul 10.00 Wita, Minggu (22/04).

Mobil yang membawa relawan Prof Andalan asal Kabupaten Gowa ini membawa penumpang sebanyak tujuh orang, yang rencananya menuju Kabupaten Bone. 

Akibatnya, dua relawan meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), seorang mengalami kritis dan empat lainnya dilarikan ke RSUD Salewang. (Kris)
loading...
close
Rakyatsatu