Polantas Diminta Pro Aktif
RAKYATSATU.COM, LUWU - Akses Jalan poros sepanjang Kabupaten Luwu atau biasa disebut Poros Jalan Trans Sulawesi rawan laka lantas. Terbukti, Senin (20/2) pagi tadi, sudah tiga kejadian laka lantas di jalan tersebut.
Selain laka lantas maut yang menewaskan siswa SMA 2 Belopa, Hastina di Poros Sepong, secara bersamaan dua laka lantas lainnya terjadi di poros jalan Larompong dan Bua.
[caption id="attachment_8964" align="alignleft" width="345"]
Di Larompong satu unit kenderaan roda empat terjungkal menabrak pohon akibat sang sopir tak mampu menguasai laju kenderaan. Sedangkan di Bua laka lantas mobil bus Rezki menyebabkan dua penumpangya mengalami patah tulang.
Baca Juga : Lagi, Poros Sepong Luwu “Menelan” Korban Jiwa
Sejumlah elemen masyarakat prihatin atas musibah laka lantas yang sering terjadi di wilayah luwu.
Salah satunya, Abdilah pemerhati arus transportasi darat di Luwu, meminta aparat satuan lalu lintas agar pro aktif memantau langsung arus lalu lintas terutama di poros jalan yang rawan laka lantas.
"Sebaiknya ada Polisi lalu lintas (Polantas) memantau di titik- titik rawan, mereka harus pro aktif," ketus Abdilah.
Menurutnya, Polantas harus aktif dalam pengaturan jalan terutama pada jam sibuk masyarakat. (one)