RAKYATSATU.COM, BONE - Tim Pencarian dan Penyelamatan korban air bah di kawasan objek wisata Salo Merunge Desa Ureng, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone terus menyisir aliran sungai mencari korban, Senin (14/11)
Informasi yang dihimpun masih terdapat dua korban yang belum berhasil ditemukan, yakni Antasari(17) dan Gunawan. Antasari merupakan warga asal Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat sedangkan Gunawan merupakan warga asal Kelurahan Tana Batue, Kecamatan Libureng.
“Kami mencari dengan menyisir sepanjang Sungai Merunge, hingga saat ini dua warga yang dilaporkan hilang masih belum ditemukan, Semua tim tripika Kecamatan juga turun mencari korban,”kata Andi Sultan Koordinator Basarnas Bone Andi Sultan.
Diketahui sebelumnya puluhan pengunjung Salo Merunge terjebak air bah, Minggu (13/11/2016) kemarin. Satu diantaranya ditemukan meninggal dunia, Musdalifah (26) warga asal Kelurahan Pallette, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone. (Cal)
Tim gabungan tersebut terdiri dari tim Basarnas Bone, tim Satpol PP, tim TNI, tim Polri, tim FPTI( Federasi Panjat Tebing Indonesia ), dan tim Brimob serta tim gabungan tripika setempat yang terdiri dari personil Polsek Lalkka, Polsek taccipi, Kades se Kecematan Palakka.
Informasi yang dihimpun masih terdapat dua korban yang belum berhasil ditemukan, yakni Antasari(17) dan Gunawan. Antasari merupakan warga asal Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat sedangkan Gunawan merupakan warga asal Kelurahan Tana Batue, Kecamatan Libureng.
“Kami mencari dengan menyisir sepanjang Sungai Merunge, hingga saat ini dua warga yang dilaporkan hilang masih belum ditemukan, Semua tim tripika Kecamatan juga turun mencari korban,”kata Andi Sultan Koordinator Basarnas Bone Andi Sultan.
Diketahui sebelumnya puluhan pengunjung Salo Merunge terjebak air bah, Minggu (13/11/2016) kemarin. Satu diantaranya ditemukan meninggal dunia, Musdalifah (26) warga asal Kelurahan Pallette, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone. (Cal)