RAKYATSATU.COM, SINJAI - Kapolres Sinjai AKBP Agus Dwi Hermawan berjanji akan menuntaskan kasus pemukulan Jurnalis BKM, pada 4 November lalu saat aksi ricuh di Halaman Kantor DPRD Sinjai.
Hal ini disampaikan saat Kapolres Sinjai berkumpul bersama dengan para Jurnalis di salah satu Warkop, di Jalan Basuki Rahmat, Sinjai, Rabu (09/11).
"Kasus ini sendiri akan saya tuntaskan makanya saya meminta bantuan dari teman-teman Jurnalis supaya memberikan nuansa sejuk keluar, bahwa Polres tidak main-main dalam menangani kasus ini dan hubungan Polisi dan Jurnalis di Sinjai tetap harmonis," kata Kapolres Sinjai
Selain membahasa tentang kasus pemukulan, pertemuan terebut juga sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi antara kepolisian dengan Jurnalis.
"Ini ajang silaturahmi antar Polres Sinjai dengan para Jurnalis. Sebenarnya, kegiatan seperti Ini sudah saya programkan dari dulu, ini bukan terkait karena adanya insiden pada 4 November lalu namun karena adanya kesibukan lain sehingga ajang ini baru terlaksana," ucapnya.
Daipun berharap, insiden pada 4 November lalu tidak mempengaruhi hubungan Polisi dan jurnalis yang sudah terjalin selama ini.
"Saya harap hubungan tetap berjalan baik tidak terganggu dengan insiden kemarin," harapnya.
Sementara, Ketua JPS, Syamsul Bahri mengatakan agar kedepannya pertemuan seperti bisa terus ditingkatkan agar tidak ada lagi kejadian seperti pada 4 November lalu pada masa yang akan datang.
"Intinya kami berharap kejadian seperti itu tidak terulang lagi. Dan kami harap proses hukum tetap berjalan,"ujarnya
Terpisah, Muh Syahidin alias Dhidink yang ditemui Rakyatsatu.com mengungkapkan, dirinya masih mengalami trauma atas pemukala yang diterima oleh salah satu oknum polisi tersebut.
"Sampai Sekarang saya masih trauma dan untuk proses hukumnya harus berjalan sesuai dengan koridor baik indisipliner maupun pidananya," ungkap Dhidink (AS)