RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak meminta kepada masyarakat utamanya yang berkaitan dengan perkebunan dan pertanian agar tidak menyalahgunakan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah.
Hal ini ia tegaskan saat menghadiri pelatihan pasca panen tembakau Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Selatan, Tahun Anggaran 2016, di Desa Tetewatu, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Selasa (8/11).
Dikatakan Kaswadi, saat ini pemerintah tengah fokus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, untuk itu bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan dengan baik.
"Saya minta kepada petani jangan ada yang menyalagunakan bantuan pemerintah, seperti menjual bantauan, Jagung, HandTraktor, Benih padi dan lainnya, karena jika terjadi bisa berurusan dengan penegak hukum," tegas Bupati dihadapan para peserta pelatihan.
Selain itu, dia juga meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga silaturahim sehingga menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
"Kalau masyarakatnya Aman, silaturahimnnya bagus maka pemerintah fokus memperhatikan pelayanan mencarikan jalan kesejahteraan ke masyarakat, " ucapnya.
Dalam kesempatan itu, yang membuka pelatihan tersebut adalah Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang dan dihadiri Kadis kehutanan dan perkebunan Sul-Sel Ahmar Mandring, wakil Bupati Soppeng Supriansa, Kapolres Soppeng AKBP Dodied Prasetyo Aji, Kadis Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Soppeng Werdin, Kajari Soppeng Atang Pujianto. (san)
Hal ini ia tegaskan saat menghadiri pelatihan pasca panen tembakau Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Selatan, Tahun Anggaran 2016, di Desa Tetewatu, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Selasa (8/11).
Dikatakan Kaswadi, saat ini pemerintah tengah fokus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, untuk itu bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan dengan baik.
"Saya minta kepada petani jangan ada yang menyalagunakan bantuan pemerintah, seperti menjual bantauan, Jagung, HandTraktor, Benih padi dan lainnya, karena jika terjadi bisa berurusan dengan penegak hukum," tegas Bupati dihadapan para peserta pelatihan.
Selain itu, dia juga meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga silaturahim sehingga menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
"Kalau masyarakatnya Aman, silaturahimnnya bagus maka pemerintah fokus memperhatikan pelayanan mencarikan jalan kesejahteraan ke masyarakat, " ucapnya.
Dalam kesempatan itu, yang membuka pelatihan tersebut adalah Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang dan dihadiri Kadis kehutanan dan perkebunan Sul-Sel Ahmar Mandring, wakil Bupati Soppeng Supriansa, Kapolres Soppeng AKBP Dodied Prasetyo Aji, Kadis Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Soppeng Werdin, Kajari Soppeng Atang Pujianto. (san)