RAKYATSATU.COM, MAKASSAR - Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pejuang RI (FKM-UPRI) Makassar, menyelenggrakan kegiatan Yudisium gelombang kedua lulusan Fakultas Kesehatan Masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel M Boutique, pada Sabtu (29/10) ini dihadiri oleh para civitas akdemik Fakultas Kesehatan Masyarakat diantaranya Dekan FKM Universitas Pejuang, dr Arlin Adam, Wakil Dekan I Andi Asri, Wakil Dekan II Muhammad Arsyad Rahman, Wakil Dekan III Adam Badwi, Para ketua jurusan, dosen dan Staf FKM Universitas Pejuang.
[caption id="attachment_4314" align="alignleft" width="314"]
Suasana Yudisium FKM-UPRI Makassar[/caption]
Dalam sambutannya Dekan FKM UPRI Makassar, dr Arlin Adam menyampaikan perkembangan kemampuan mahasiswa harus terus ditingkatkan, karena akan berkaitan dengan daya serap mereka di masa akan datang.
Diharapkan dia, para alumni akan menciptakan lapangan kerja baru sehingga perwujudan fungsi leadership dapat terlaksana, ataupun para alumni akan bekerja di beberapa sektor pemberdayaan kesehatan masyarakat yang akan mewujudkan masyarakat sehat.
Lanjut dia, sehunbungan dengan komptensi yang dimiliki oleh para yudisiawan bahwa peluang kerja sangat besar jika tidak berpikir hanya berorentasi PNS saja sebab peluang kerja saat ini cendrung lebih banyak yang bersifat kemandirian seperti konsultan, fasilitator dan tenaga pendamping desa.
Komptensi pemberdayaan yang dimiliki oleh yudisiawan sebagai modal dasar dan nilai pembeda dengan institusi kesehatan masyarakat lainnya, dengan demikian seyogyanya lebih produktif untuk mencari peluang-peluang kerja yang ada dan menjadi leader pada setiap tempat kerja yang ditempatinya.
"Kalaupun jadi pemimpin jangan hanya kerjanya berpikir, harus turun langsung ke lapangan singsingkan lengan baju untuk bekerja," ucapnya.
"Intinya bagimana nantinya bisa jadi petarung di lapangan, jangan cuma tinggal duduk saja tapi terjun langsung ke lapangan kalau bisa jadi pemimpin dalam dunia pencegahan supaya menjadi sarjana yang di perhitungkan," tegas Arlin. (endy)
Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel M Boutique, pada Sabtu (29/10) ini dihadiri oleh para civitas akdemik Fakultas Kesehatan Masyarakat diantaranya Dekan FKM Universitas Pejuang, dr Arlin Adam, Wakil Dekan I Andi Asri, Wakil Dekan II Muhammad Arsyad Rahman, Wakil Dekan III Adam Badwi, Para ketua jurusan, dosen dan Staf FKM Universitas Pejuang.
[caption id="attachment_4314" align="alignleft" width="314"]
Dalam sambutannya Dekan FKM UPRI Makassar, dr Arlin Adam menyampaikan perkembangan kemampuan mahasiswa harus terus ditingkatkan, karena akan berkaitan dengan daya serap mereka di masa akan datang.
Diharapkan dia, para alumni akan menciptakan lapangan kerja baru sehingga perwujudan fungsi leadership dapat terlaksana, ataupun para alumni akan bekerja di beberapa sektor pemberdayaan kesehatan masyarakat yang akan mewujudkan masyarakat sehat.
Lanjut dia, sehunbungan dengan komptensi yang dimiliki oleh para yudisiawan bahwa peluang kerja sangat besar jika tidak berpikir hanya berorentasi PNS saja sebab peluang kerja saat ini cendrung lebih banyak yang bersifat kemandirian seperti konsultan, fasilitator dan tenaga pendamping desa.
Komptensi pemberdayaan yang dimiliki oleh yudisiawan sebagai modal dasar dan nilai pembeda dengan institusi kesehatan masyarakat lainnya, dengan demikian seyogyanya lebih produktif untuk mencari peluang-peluang kerja yang ada dan menjadi leader pada setiap tempat kerja yang ditempatinya.
"Kalaupun jadi pemimpin jangan hanya kerjanya berpikir, harus turun langsung ke lapangan singsingkan lengan baju untuk bekerja," ucapnya.
"Intinya bagimana nantinya bisa jadi petarung di lapangan, jangan cuma tinggal duduk saja tapi terjun langsung ke lapangan kalau bisa jadi pemimpin dalam dunia pencegahan supaya menjadi sarjana yang di perhitungkan," tegas Arlin. (endy)