RAKYATSATU.COM, SINJAI - Jembatan Rumpala Dusun Baru, Desa Bontosalama, Kecamatan Sinjai Barat, yang menjadi penghubung antara Desa Bontosalama dan Desa Arabika sementara dalam perbaikan.
Akibatnya, warga terpaksa harus menyeberangi sungai dari Desa Bontosalama ke Desa Arabika yang berjarak kurang lebih 10 kilometer dan sebaliknya.
Salah satu warga Desa Bontosalama, Muslimin mengatakan, semenjak dilakukannya perbaikan terhadap jembatan penghubung antar dua Desa tersebut, warga terpaksa berjalan kaki dan melalui sungai.
"Untuk sementara kita menyebrangi sungai,karena jembatan belum bisa dilalui," kata Muslimin, Selasa (16/8).
Dia menjelaskan, jembatan tersebut merupakan satu-satu jalan jika ingin menuju ke Ibukota.
"Tidak ada jalur alternatif lainnya," singkatnya.
Muslimin yang juga tenaga pengajar di SMPN 3 Sinjai Bara ini juga mengatakan, selain anak warga dan anak didiknya terkendala, toda perekonomian juga ikut terhambat.
Terang saja, jalur untuk memasarkan hasil bumi masyarakat terhambat karena perbaikan tersebut.
“Lumayan besar dampaknya, lebih-lebih hari ini hari pasar jadi sedkit banyaknya bepengaruh pada roda perekonomian,” paparnya. (Asdar)
Akibatnya, warga terpaksa harus menyeberangi sungai dari Desa Bontosalama ke Desa Arabika yang berjarak kurang lebih 10 kilometer dan sebaliknya.
Salah satu warga Desa Bontosalama, Muslimin mengatakan, semenjak dilakukannya perbaikan terhadap jembatan penghubung antar dua Desa tersebut, warga terpaksa berjalan kaki dan melalui sungai.
"Untuk sementara kita menyebrangi sungai,karena jembatan belum bisa dilalui," kata Muslimin, Selasa (16/8).
Dia menjelaskan, jembatan tersebut merupakan satu-satu jalan jika ingin menuju ke Ibukota.
"Tidak ada jalur alternatif lainnya," singkatnya.
Muslimin yang juga tenaga pengajar di SMPN 3 Sinjai Bara ini juga mengatakan, selain anak warga dan anak didiknya terkendala, toda perekonomian juga ikut terhambat.
Terang saja, jalur untuk memasarkan hasil bumi masyarakat terhambat karena perbaikan tersebut.
“Lumayan besar dampaknya, lebih-lebih hari ini hari pasar jadi sedkit banyaknya bepengaruh pada roda perekonomian,” paparnya. (Asdar)