RAKYATSATU.COM, SIDRAP - Seorang warga asal Kelurahan Empange, Kecamata Wattang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, inisial AD dikeroyok dua orang di rumahnya, korban mengalami luka robek di bibir dan dahi, Rabu (3/8).
Pemukulan ini diduga terjadi karena persoalan sepele, yakni AD dituding mencopot baliho Bakal Calon (Balon) Sidrap yang berada di depan rumahnya.
Dikatakan AD, dia sempat menanyakan keberadaan baliho tersebut, yang sebelumnya tidak ada pemberitahuan tentang pemasangan baliho di depan rumahnya kepada iparnya. Namun, keesokan harinya, baliho balon Bupati Sidrap, H Muhammad Yusuf tiba-tiba tidak ada, alias dicopot tanpa diketahui siapa pelakunya.
"Saya tidak tahu menahu soal baliho depan rumahku dan tidak tahu siapa yang copot pak, tiba-tiba tadi pagi sudah dibuka," kata AD saat memberikan keterangan kepada Polisi.
Dia menjelaskan, setelah baliho tersebut sudah tercopot, dua orang pemuda yakni Muhlis warga Kelurahan Empangae bersama pemuda yang tidak dikenali korban, datang menemui korban dan memukul korban di halaman rumahnya.
Sementara itu, Kapolsek Maritengngae, AKP Mustaim mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan pemukulan dari korban AD. Pihaknya kini tengah mengejar pelaku pemukulan tersebut.
"Identitas pelaku sudah kami ketahui, pihak kami kini tengah melakukan pencarian pelaku," kata Mustaim. (Mar)
Pemukulan ini diduga terjadi karena persoalan sepele, yakni AD dituding mencopot baliho Bakal Calon (Balon) Sidrap yang berada di depan rumahnya.
Dikatakan AD, dia sempat menanyakan keberadaan baliho tersebut, yang sebelumnya tidak ada pemberitahuan tentang pemasangan baliho di depan rumahnya kepada iparnya. Namun, keesokan harinya, baliho balon Bupati Sidrap, H Muhammad Yusuf tiba-tiba tidak ada, alias dicopot tanpa diketahui siapa pelakunya.
"Saya tidak tahu menahu soal baliho depan rumahku dan tidak tahu siapa yang copot pak, tiba-tiba tadi pagi sudah dibuka," kata AD saat memberikan keterangan kepada Polisi.
Dia menjelaskan, setelah baliho tersebut sudah tercopot, dua orang pemuda yakni Muhlis warga Kelurahan Empangae bersama pemuda yang tidak dikenali korban, datang menemui korban dan memukul korban di halaman rumahnya.
Sementara itu, Kapolsek Maritengngae, AKP Mustaim mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan pemukulan dari korban AD. Pihaknya kini tengah mengejar pelaku pemukulan tersebut.
"Identitas pelaku sudah kami ketahui, pihak kami kini tengah melakukan pencarian pelaku," kata Mustaim. (Mar)