RAKYATSATU.COM, POLEWALIMANDAR - Untuk memperlancar jalur transfortasi yang menghubungkan Desa Kunyi dengan Kelurahan Anreapi, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1402-01/Polewali Sertu Muh Yusuf, gotong royong membangun jalan bersama masyarakat di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu ( 31/8)
Pembangunan jalan desa ini diharapkan bisa membantu perkonomian Desa Kunyi. Pasalnya, selama ini Desa yang terkenal kaya akan hasil bumi sangat sulit untuk di pasarkan.
Sertu Muh Yasuf selaku Pembina Desa Kunyi mengatakan, mayoritas masyarakat yang mendiami Desa Kunyi adalah petani padi dan juga kakao ditambah lagi dengan buah musiman seperti langsat, Durian melimpah ketika musimnya tiba di desa ini.
Jika masuk musim buah, masyarakat Desa Kunyi sulit untuk menjual hasil kebun mereka. Tidak sampai disitu, pedaganng juga mengurangi niatnya untuk masuk ke Desa Kunyi karena jalannya yang tidak mendukung.
"Kita harap dengan pembangunan ini, bisa memutar kembali perekonomian masyarakat Desa Kunyi," kata Yusuf
Sejak awal tahun 2016 ini Pemerintah Desa kunyi sudah banyak melakukan pembangunan yang difokuskan kejalan, diantaranya melakukan pengecoran, pengurukan jalan yang terlalu terjal dan saat ini tinggal melakukan pengecoran jalan.
Sementara itu Danramil 1402-01/Polewali, Kapten Inf Abdul Halim mengatakan, bahwa Babinsa bergotong royong bersama masyarakat itu merupakan bagian dari tugas, demi membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Utamanya karena akses jalan yang kurang memadai.
Akses jalan yang sulit tersebut akhirnya menghambat jalannya perekonomian masyarakat desa tersebut ke luar daerah.
“Makanya masyarakat setempat sangat menyambut baik program pemerintah Desa ini. Mereka juga otomatis ikut membantu bersama Babinsa dalam membangun Desanya.” tambah Kapten Halim. (Kalma)
Pembangunan jalan desa ini diharapkan bisa membantu perkonomian Desa Kunyi. Pasalnya, selama ini Desa yang terkenal kaya akan hasil bumi sangat sulit untuk di pasarkan.
Sertu Muh Yasuf selaku Pembina Desa Kunyi mengatakan, mayoritas masyarakat yang mendiami Desa Kunyi adalah petani padi dan juga kakao ditambah lagi dengan buah musiman seperti langsat, Durian melimpah ketika musimnya tiba di desa ini.
Jika masuk musim buah, masyarakat Desa Kunyi sulit untuk menjual hasil kebun mereka. Tidak sampai disitu, pedaganng juga mengurangi niatnya untuk masuk ke Desa Kunyi karena jalannya yang tidak mendukung.
"Kita harap dengan pembangunan ini, bisa memutar kembali perekonomian masyarakat Desa Kunyi," kata Yusuf
Sejak awal tahun 2016 ini Pemerintah Desa kunyi sudah banyak melakukan pembangunan yang difokuskan kejalan, diantaranya melakukan pengecoran, pengurukan jalan yang terlalu terjal dan saat ini tinggal melakukan pengecoran jalan.
Sementara itu Danramil 1402-01/Polewali, Kapten Inf Abdul Halim mengatakan, bahwa Babinsa bergotong royong bersama masyarakat itu merupakan bagian dari tugas, demi membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Utamanya karena akses jalan yang kurang memadai.
Akses jalan yang sulit tersebut akhirnya menghambat jalannya perekonomian masyarakat desa tersebut ke luar daerah.
“Makanya masyarakat setempat sangat menyambut baik program pemerintah Desa ini. Mereka juga otomatis ikut membantu bersama Babinsa dalam membangun Desanya.” tambah Kapten Halim. (Kalma)