Iklan

Iklan

Tertinggal Jauh dari Survey, Begini Cara Panik Pammase Menggalang Suara 

16 Juni 2018, 1:54 PM WIB Last Updated 2018-06-16T05:54:51Z

RAKYATSATU.COM, WAJO - Ketua LPP (Lembaga Pemenangan Pemilu) DPC PKB Kabupaten Wajo Amshar Andi Timbang, merasa prihatin dengan kondisi pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Wajo.


Menurut Amshar, serangan pada pasangan BARAKKA semakin brutal. Fitnah dan berbagai black campaign dan negatif campaign serta berita-berita hoax begitu dasyat. Di sisi lain, lanjut Amshar, serangan darat mereka lakukan dengan massif.


“Berbagai cara mereka lakukan, segala tindakan kecurangan dengan mengunakan berbagai modus untuk mengelabui panwas dengan alasan sedekah dan hanya THR untuk tim, padahal itu dilakulan kepada masyarakat secara massif, terstruktur dan sistemaris," kata Amshar di Sengkang Sabtu (16/6).


“Bagi Amshar dan kawan-kawan, tim PAMMASE bekerja dengan cara lama, semakin tinggi sentimen negatif pada BARAKKA di Medsos maka akan semakin turun suara pemilihnya,” tambahnya.


Amshar lebih lanjut menerangkan mengapa semua itu mereka lakukan dengan cara-cara brutal sedemikian rupa? Menurutnya, ini adalah bagian dari strategi lembaga survai PAMMASE yang sampai hari ini tak juga merilis hasil surveynya karena survey PAMMASE jeblok tertinggal jauh dari BARAKKA.


“Apakah ini dugaan atau opini saya semata? Hanya orang yang tak mampu berfikir yang tak faham situasi ini,” jelas Aktivis HMI tahun 97 ini.


“Mengapa mereka tak merilis hasil surveynya? Mereka berharap setelah serangan udara sangat gencar juga serangan darat dilakukan dengan masif termasuk bagi-bagi uang dan sembako,” tambah Amshar membeberkan.


Maka diharapkan, sambung Amshar Survey PAMMASE akan kembali naik dan ternyata sampai hari ini masih juga jeblok. Maka kepanikan melanda para tim PAMMASE.


“Beragam fitnah mereka luncurkan yang seringkali berbalik kepada mereka sendiri karena lupa kordinasi. contohnya pengalihan dukungan pemilik toko Arma H. Tasbi Hadri, mereka merilis berita kalau H. Tasbi alihkan dukungan ke PAMMASE tentu saja H. Tasbi membantah kalau berita itu Hoax karena komitmen Beliau (H. Tasbi) harga mati untuk BARAKKA, ” ungkapnya.


Lucunya, kata dia, mereka berfikir bahwa kita tak faham taktik yang semacam itu.


“Adu pintar di lapangan dan di udara ya… Relawan BARAKKA jauh lebih pintar,” ucap Amshar.


“Saya berikan sedikit bocoran untuk para tim PAMMASE, konsolidasi relawan BARAKKA berjalan efektif, para relawan itu bekerja dengan hati dan loyalitas tinggi,” tambahnya.



“Hanya satu cara yang kalian dapat lakukan untuk menang di pilkada ini yaitu: curang, yang tentu saja akan kami awasi,” tegasnya (rls)


Komentar

Tampilkan

  • Tertinggal Jauh dari Survey, Begini Cara Panik Pammase Menggalang Suara 
  • 0

Terkini

Iklan