loading...

Pendukung Paslon Rusuh di Lapangan Gasis

Pendukung Paslon Rusuh di Lapangan Gasis

RAKYASTATU.COM, SOPPENG - Sejumlah pendukung dari salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur rusuh dengan tim pengamanan Soppeng, di Lapangan Gasis Soppeng, Senin (05/03).

Bentrok tersebut merupakan simulasi sistem pemgamanan kota dalam rangka kesiapan pengamanan pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel tahun 2018.

Dalam simulasinya diceritakan sekelompok massa yg antusias mengikuti kampanye untuk memenangkan salah satu paslon, kemudian sekelompok massa salah satu pendukung paslon tersebut tidak puas dengan hasil penghitungan suara keputusan KPU.

"simulasi ini adalah bagaimana mengurangi keslaahan prosedur saat pilkada dan pengamanan kota (Sispamkota) selama proses pengamanan Pilkada agar masyarakat bisa merasa aman dan nyaman berpartisipasi dalam Pilkada serentak," kata Kapolres Soppeng, AKBP Dedy Dewantho.

Dikatakan dia, dalam keadaan tesebut tentu banyak hal bisa terjadi seperti pelemparan pada anggota dan tindakan anarkis lainnya.

"Anggota yang bertugas nantinya mengamankan salah satu massa yg diduga sebagai provokator. Dan massa yang terluka kemudian lansung diamankan oleh petugas PSC," jelasnnya.

Sementara itu Bupati Soppeng, HA Kaswadi Razak mengatakan bahwa simulasi ini bertujuan agar pengalaman yang pernah terjadi pada tahun 2010 di Soppeng yang merupakan kelalalain karena antisipasi kita tidak maksimal.

"Saya tidak mau hal itu terulang lagi, jangan sampai terjadi fitnah. Untuk itu, saya minta TPS betul- betul diawasi karena itu merupakan cikal bakal  memprovokasi masyarakat," pintanya.

"Mari sama- sama mengantisipasi, jangan sampai kejadian tersebut terjadi lagi," tegasnya.

Simulasi dalam rangka menghadapi Pilkada 2018 diikuti beberapa unsur pengamanan seperti TNI, Polri, Satpol PP, damkar dan tenaga medis. (Wid)
loading...
close
Rakyatsatu