Iklan

Iklan

HKG PKK Maros, Ulfiah Ungkap Strategi Tekan Stunting dan Perkuat Pemberdayaan Warga

24 September 2026, 9:59 AM WIB Last Updated 2026-09-24T01:59:25Z

Bupati Maros Chaidir Syam  bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Maros, Ulfiah Nur Yusuf Chaidir di Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK yang digelar di Grand Mall Maros, Rabu (23/9/2026).






RAKYATSATU.COM, MAROS - Komitmen Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Maros dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat menunjukkan hasil positif. Salah satunya terlihat dari angka stunting di Kabupaten Maros yang kini berhasil ditekan hingga berada di bawah 10 persen.


Capaian tersebut menjadi salah satu sorotan dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK yang digelar di Grand Mall Maros, Rabu (23/9/2026).


Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi kader PKK dalam memperkuat peran organisasi mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Maros.


Ketua TP-PKK Kabupaten Maros, Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, mengatakan keberhasilan menekan angka stunting tidak terlepas dari konsistensi PKK dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK, termasuk penguatan pelayanan masyarakat melalui Posyandu.


Menurutnya, transformasi Posyandu menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.


“PKK berada di garis terdepan dalam mendukung lahirnya Posyandu Era Baru. Fokus kita tidak hanya pada layanan kesehatan rutin, tetapi juga memperluas fungsi Posyandu untuk melayani berbagai kebutuhan sosial masyarakat secara terpadu,” ujar Ulfiah.


Kelurahan Adatongeng Juara Lomba Desa dan Kelurahan


Peringatan HKG PKK tahun ini juga dirangkaikan dengan Lomba Desa dan Kelurahan yang diikuti perwakilan dari 14 kecamatan se-Kabupaten Maros.


Penilaian mencakup sejumlah aspek, antara lain kelengkapan administrasi, keaktifan Dasawisma, pemanfaatan pekarangan melalui program Hatinya PKK, serta integrasi Posyandu dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).


Hasilnya, Kelurahan Adatongeng, Kecamatan Turikale, berhasil meraih juara umum.


Ulfiah mengatakan, lomba tersebut tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang, tetapi diharapkan menjadi pemicu bagi pemerintah desa dan kelurahan serta kader PKK untuk terus mengembangkan program pemberdayaan masyarakat.


“Lomba ini bukan sekadar kompetisi hias desa, tetapi menjadi pemicu semangat bagi para kader dan pemerintah desa maupun kelurahan agar lebih aktif menghidupkan program pemberdayaan warga,” katanya.


Rangkaian kegiatan HKG PKK kemudian ditutup dengan aksi sosial berupa penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.


Bantuan tersebut antara lain berupa mesin jahit dan gerobak usaha sebagai dukungan modal kerja bagi pelaku usaha kecil. TP-PKK juga menyalurkan Alat Permainan Edukatif (APE) untuk mendukung kegiatan pembelajaran PAUD, termasuk di wilayah Kecamatan Bontoa.


Bupati Apresiasi Peran Kader PKK


Bupati Maros Chaidir Syam memberikan apresiasi terhadap kontribusi kader PKK yang selama ini aktif mendukung berbagai program pemerintah daerah.


Menurutnya, keberadaan kader PKK di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan program pembangunan dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat bawah.


“Dari penurunan stunting, penguatan literasi, hingga transformasi Posyandu, peran kader PKK sangat terasa di lapisan masyarakat paling bawah. Peran aktif inilah yang menjaga roda pembangunan Maros tetap bergerak inklusif,” ujar Chaidir.


Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, TP-PKK, pemerintah desa dan kelurahan serta masyarakat terus diperkuat agar berbagai program pemberdayaan dapat berjalan secara berkelanjutan. (Ikhlas/Arul) 

Komentar

Tampilkan

  • HKG PKK Maros, Ulfiah Ungkap Strategi Tekan Stunting dan Perkuat Pemberdayaan Warga
  • 0

Terkini

Iklan