Iklan

Iklan

Sinjai Masuk 5 Besar Sulsel, Ada yang Berubah dalam Pengelolaan ASN

26 Agustus 2026, 2:45 PM WIB Last Updated 2026-08-26T06:45:58Z

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif ketiga dari kanan saat menghadiri Ekspose Manajemen Talenta Wilayah Sulawesi Selatan Tahap II Tahun 2026






RAKYATSATU.COM, MAKASSAR - Kabupaten Sinjai masuk lima besar daerah di Sulawesi Selatan yang telah menerapkan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) secara penuh atau full.


Capaian itu terungkap dalam Ekspose Manajemen Talenta Wilayah Sulawesi Selatan Tahap II Tahun 2026 yang digelar Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa, 25 Agustus 2026.


Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, baru lima dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang telah memenuhi persyaratan penerapan manajemen talenta secara penuh.


Kelima daerah itu yakni Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Sinjai, Kabupaten Wajo, Kabupaten Tana Toraja, dan Kabupaten Toraja Utara.


“Alhamdulillah, hari ini Sinjai masuk lima kabupaten dari 24 kabupaten yang sudah menerapkan full manajemen talenta,” kata Ratnawati.


Menurut Ratnawati, capaian tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk memperkuat pengelolaan ASN berbasis sistem merit. Sistem itu menempatkan kualifikasi, kompetensi, potensi, dan kinerja sebagai dasar dalam pengelolaan aparatur.


Ia berharap penerapan manajemen talenta dapat membuat tata kelola kepegawaian di Sinjai berjalan lebih adil, objektif, transparan, dan proporsional.


“Harapannya, dengan diterapkan manajemen talenta yang baik sesuai dengan sistem merit, tata kelola kepegawaian dan manajemennya hadir secara adil dan proporsional dalam menentukan arah kebijakan Sinjai ke depan,” ujarnya.


Ratnawati mengatakan manajemen talenta tidak sebatas urusan administrasi kepegawaian. Penerapannya juga menjadi instrumen untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi ASN serta menempatkan aparatur sesuai kebutuhan organisasi.


Dengan sistem tersebut, pengembangan karier dan penempatan ASN diharapkan tidak lagi sekadar berdasarkan pertimbangan administratif, tetapi mengacu pada kompetensi dan kinerja.


Pemkab Sinjai menilai penerapan manajemen talenta secara penuh dapat memperkuat profesionalisme birokrasi sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.


Dalam kegiatan itu, Ratnawati didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai Andi Ilham Abubakar serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur (BKPSDMA) Sinjai Lukman Mannan. (Ikhlas/Sudirman)

Komentar

Tampilkan

  • Sinjai Masuk 5 Besar Sulsel, Ada yang Berubah dalam Pengelolaan ASN
  • 0

Terkini

Iklan