Iklan

Iklan

Sibulue Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Modern, Ini Rencana KKP

10 April 2026, 7:55 PM WIB Last Updated 2026-04-10T11:55:23Z

KKP RI bersama Plt. Kadis Kelautan dan Perikanan Bone saat meninjau lokasi calon Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Manajeng Kecamatan Sibulue

RAKYATSATU.COM, BONE -
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI yang dipimpin oleh Novitria Setyawati, didampingi Plt, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bone, Andi Yulianto berkunjung ke Desa Manajeng dan Desa Sumpang Minangae, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Jumat (10/04/2026).


Kunjungan mereka dalam rangka Program Kampung Nelayan Merah Putih yang digagas oleh KKP untuk mentransformasi desa pesisir menjadi kawasan modern, produktif, dan terintegrasi dari hulu hingga hilir. 


Fokus utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui perbaikan sarana, koperasi, dan penguatan ekonomi berbasis blue economy ataukonsep pembangunan ekonomi berkelanjutan yang memanfaatkan sumber daya laut dan pesisir secara optimal untuk pertumbuhan ekonomi, peningkatan mata pencaharian, dan lapangan kerja, sekaligus menjaga kesehatan ekosistem laut.


"Namun hingga kini, tantangan struktural seperti keterbatasan akses terhadap infrastruktur, teknologi, dan pasar membuat potensi besar mereka belum terkelola secara optimal," ujar Andi Yulianto. 


"Kondisi sosial ekonomi yang belum merata masih menjadi kendala bagi masyarakat kelautan dan perikanan. Dengan pendampingan yang tepat maka akan memperluas peluang untuk maju," ujarnya lagi. 

Ia menambahkan, melalui Kampung Nelayan Merah Putih, pemerintah hadir lebih dekat. Membangun sarana prasarana yang memadai, memperkuat kelembagaan, dan membuka akses seluas-luasnya agar masyarakat kelautan dan perikanan dapat tumbuh mandiri, berdaya saing, dan menjadi pilar utama bagi masa depan kelautan dan perikanan Indonesia.


Hal senada dikemukakan Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin saat menerima rombongan KKP RI di ruang kerjanya, Jumat (10/4/2026).


Bahkan menurut Wabup H. Andi Akmal, Program Kampung Nelayan Merah Putih dirancang sebagai langkah transformasi. Tidak hanya membangun infrastruktur seperti dermaga dan fasilitas pengolahan hasil laut, tetapi juga memperkuat ekonomi nelayan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan kata lain, program ini menyentuh seluruh aspek kehidupan pesisir.


"Setiap desa yang lolos seleksi akan mendapatkan alokasi anggaran yang tidak kecil, berkisar antara Rp20 miliar hingga Rp24 miliar. Angka yang mampu mengubah wajah desa dari kampung nelayan tradisional menjadi kawasan ekonomi pesisir yang lebih maju dan berdaya saing.


Di hadapan rombongan KKP, Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyampaikan komitmen penuh pemerintah daerah.


“Pemerintah Kabupaten Bone menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap Program Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kami berharap dapat lolos dalam tahap seleksi,” ujarnya.


Ia menilai program ini sebagai pintu masuk menuju perubahan besar. Peningkatan kesejahteraan nelayan, penguatan ekonomi pesisir, hingga pembangunan infrastruktur yang modern dan berkelanjutan menjadi tujuan utama yang ingin dicapai.


Kehadiran rombongan KKP RI dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bone di Desa Manajeng dan Desa Sumpang Minangae disambut oleh Camat Sibulue, Sainal Abidin bersama Kepala Desa Manajeng Andi Ismail dan Kepala Desa Sumpang Minangae, Sohra serta para nelayan dan tokoh masyarakat kedua desa tersebut. 


"Khusus di Desa Manajeng, ada ratusan nelayan demikian pula di Desa Sumpang Minangae yang selama ini tidak memiliki tempat bongkar hasil tangkapan di laut serta sangat kesulitan dalam sarana dan prasarana lainnya," ujar Andi Ismail. [Ikhlas /Rasul]

Komentar

Tampilkan

  • Sibulue Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Modern, Ini Rencana KKP
  • 0

Terkini

Iklan