Foto : Suasana pengamanan pemberangkatan Calon Jemaah Haji Kloter 1 UPG 3 Bone di area Masjid Agung Al-Markaz kota Watampone
RAKYATSATU.COM, BONE – Aparat keamanan melakukan pengamanan ketat dalam proses pelepasan Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Bone yang tergabung dalam Kloter I UPG 3 di Masjid Agung Al-Markaz Al-Ma’arif.
Sejak Selasa (21/4/2026) pukul 19.00 Wita, sejumlah ruas jalan di sekitar masjid ditutup sementara guna mengantisipasi kepadatan kendaraan serta memastikan kelancaran arus lalu lintas. Selain itu, petugas juga melakukan sterilisasi di sejumlah titik, khususnya pada zona utama di sekitar aula tempat berlangsungnya prosesi pelepasan.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama rangkaian kegiatan pemberangkatan jemaah menuju embarkasi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bone, H. Muh. Rafi As’ad, menjelaskan bahwa mekanisme pendampingan bagi jemaah telah diatur dengan jelas. Pendamping tetap diperbolehkan berada di area masjid, namun tidak diizinkan memasuki zona utama demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.
“Pendamping dapat mendampingi jemaah di area yang telah ditentukan tanpa pembatasan jumlah, selama tetap mematuhi aturan yang berlaku,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kendaraan milik pendamping hanya diperkenankan untuk keperluan antar-jemput dan tidak boleh parkir di area masjid. Kebijakan ini diberlakukan untuk menghindari penumpukan kendaraan serta menjaga akses darurat tetap terbuka.
Dengan pengamanan terpadu yang melibatkan berbagai pihak, proses pelepasan CJH Bone diharapkan berjalan lancar sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh jemaah dan masyarakat yang hadir. (Ikhlas/Sugi)