RAKYATSATU.COM, MAROS - Polres Maros menurunkan ratusan personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day pada Jumat, 1 Mei 2026.
Pengamanan difokuskan di sejumlah titik strategis, seperti kawasan perkantoran, pusat keramaian, dan jalur utama yang diperkirakan menjadi rute pergerakan massa aksi.
Polisi juga memetakan sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi titik konsentrasi massa. Personel akan disebar di lokasi tersebut untuk memastikan pengamanan dan pengawalan berjalan optimal.
Selain pengamanan statis, aparat kepolisian disiagakan melakukan patroli dan pengawalan guna memastikan seluruh rangkaian aksi berlangsung aman dan tertib.
Sebanyak 300 personel diterjunkan dalam pengamanan ini sebagai bentuk kesiapan Polres Maros mengawal penyampaian aspirasi para buruh.
Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya melalui Kepala Seksi Humas Polres Maros AKP Ahmad mengatakan kehadiran personel kepolisian bertujuan menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Polres Maros akan memberikan pengawalan maksimal sebagai bentuk pelayanan keamanan sekaligus menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum,” kata Ahmad, Kamis, 30 April 2026.
Menurut dia, pengamanan dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Buruh dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Polisi Koordinasi dengan Serikat Buruh
Ahmad mengatakan Polres Maros juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi terkait dan perwakilan serikat pekerja, untuk memperkuat pola pengamanan di lapangan.
Koordinasi tersebut dilakukan guna memastikan pelaksanaan aksi tidak menimbulkan hambatan maupun gangguan keamanan.
Ia juga mengimbau peserta aksi tetap menjaga ketertiban dan bersama-sama menciptakan suasana damai selama peringatan May Day berlangsung.
Menurut Ahmad, pengamanan dilakukan bukan untuk membatasi penyampaian aspirasi, melainkan memastikan hak menyampaikan pendapat dapat berjalan secara aman dan tertib. (Ikhlas/Arul)