Iklan

Iklan

Bupati Suwardi Hadiri Rakornas Mitigasi Kemarau, Ajak Satukan Langka Jaga Pangan

21 April 2026, 3:05 PM WIB Last Updated 2026-04-21T13:15:41Z

Bupati Soppeng, H Suwardi Haseng, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi musim kemarau oleh Kementan RI, Senin 20 April 2026/ Foto : Pemkab Soppeng

RAKYATSATU.COM, SOPPENG -
 Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi musim kemarau yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI), di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Senin 20 April 2026, kemarin,


Kegiatan tersebut dipimpin langsung Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dan dihadiri oleh para Kepala Daerah. Rakornas tersebut sebagai salah satu langkah antisipatif menghadapi potensi kekeringan ekstrem tahun 2026.


Dalam pembukaannya, Menteri Andi Amran Sulaiman menyampaikan sejumlah program prioritas pemerintah pusat untuk menjaga keberlanjutan swasembada pangan. 


Program tersebut meliputi bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), subsidi pupuk, hingga percepatan pembangunan irigasi dan pompanisasi seluas 1.000.000 hektare.


Menteri Pertanian menyebutkan nilai tukar petani (NTP) saat ini berada pada tren positif dan diklaim menjadi yang tertinggi dalam 34 tahun terakhir.


“Indonesia sudah mencapai swasembada dalam satu tahun dari target empat tahun. Ini harus dipertahankan. Pagu anggaran Kementan tahun 2026 difokuskan untuk mempercepat swasembada pangan,” tegasnya.


Selain fokus pada produksi, pemerintah juga menyiapkan kebijakan strategis berupa penurunan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen, penambahan volume pupuk bersubsidi sebanyak 700.000 ton, serta rencana pembangunan tujuh pabrik pupuk baru.


Dari jumlah tersebut, lima pabrik ditargetkan mulai beroperasi sebelum tahun 2029.


Dalam forum tersebut, Menteri Pertanian juga meminta kepala daerah untuk aktif menyampaikan kendala di wilayah masing-masing, khususnya terkait peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) serta kesiapan menghadapi musim kemarau yang diprediksi lebih ekstrem.


Sementara itu, Bupati Soppeng Suwardi Haseng menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam menjalankan kebijakan pemerintah pusat, khususnya di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi kekeringan yang dapat berdampak langsung terhadap produksi pangan nasional.


“Menteri Pertanian mengajak seluruh pemerintah daerah untuk menyatukan langkah dalam menghadapi potensi kekeringan ke depan yang berpotensi mengganggu produksi pangan,” ujar Suwardi.


"Melalui Rakornas Pertanian, kita satukan langkah untuk menjaga pangan dan masa depan generasi," sambugnya.


Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen penuh untuk mendukung dan menyukseskan seluruh program pemerintah pusat, terutama dalam peningkatan produksi pangan dan ketahanan sektor pertanian. [Ikhlas/Yudha]

Komentar

Tampilkan

  • Bupati Suwardi Hadiri Rakornas Mitigasi Kemarau, Ajak Satukan Langka Jaga Pangan
  • 0

Terkini

Iklan