Iklan

Iklan

Bandara Sultan Hasanuddin Buka Posko Lebaran, Penumpang Diprediksi Tembus 37 Ribu per Hari

13 Maret 2026, 1:48 PM WIB Last Updated 2026-03-13T05:49:06Z
Posko Angkutan Lebaran Bandara Sultan Hasanuddin Resmi Beroperasi




RAKYATSATU.COM,MAROS - Posko Angkutan Lebaran di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin resmi dibuka pada Jumat, 13 Maret 2026. Posko ini akan beroperasi hingga 30 Maret 2026 untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik dan arus balik Idulfitri.


General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, mengatakan pembukaan posko dilakukan guna memastikan kelancaran operasional penerbangan serta pelayanan kepada penumpang selama masa angkutan Lebaran.


Menurut dia, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 28 Maret 2026.


“Selama periode posko ini kami memprediksi jumlah penumpang cukup tinggi. Pada masa arus mudik rata-rata penumpang diperkirakan lebih dari 30 ribu orang per hari, sementara saat arus balik bisa mencapai sekitar 37 ribu penumpang per hari,” kata Minggus usai apel gelar pasukan posko angkutan Lebaran di bandara tersebut.


Pada hari pertama pembukaan posko, jumlah penumpang tercatat sekitar 27 ribu orang.


Sejumlah rute penerbangan diprediksi menjadi favorit penumpang selama musim mudik, antara lain Jakarta, Surabaya, dan Kendari.


Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, sejumlah maskapai juga menambah frekuensi penerbangan selama periode Lebaran. Maskapai AirAsia menambah dua penerbangan rute Makassar–Surabaya. Sementara Sriwijaya Air menambah frekuensi penerbangan menuju beberapa kota seperti Ternate, Yogyakarta, dan Jakarta.


Pihak bandara juga menyiagakan sekitar 1.300 personel gabungan yang berasal dari unsur internal bandara dan berbagai pemangku kepentingan eksternal untuk memastikan operasional penerbangan berjalan aman dan lancar.


“Terdapat sekitar 1.300 personel yang disiagakan selama periode angkutan Lebaran ini, baik dari internal maupun eksternal,” ujar Minggus.


Terkait potensi cuaca ekstrem, ia menjelaskan setiap maskapai telah menyiapkan bandara alternatif sebagai bagian dari prosedur keselamatan penerbangan apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan pesawat mendarat di bandara tujuan.


Salah seorang penumpang tujuan Yogyakarta, Vika, mengatakan dirinya memilih mudik lebih awal dengan memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA). Ia ingin menghindari kepadatan penumpang saat puncak arus mudik.


Vika juga mengaku membeli tiket pesawat lebih awal untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau.


“Saya beli tiket sekitar dua pekan lalu. Harganya sedikit lebih murah dari biasanya. Kalau hari biasa sekitar Rp3,7 juta, tiket ini saya dapat Rp3,5 juta dengan rute Manokwari ke Jogja transit di Makassar,” katanya. (Ikhlas/Arul) 
Komentar

Tampilkan

  • Bandara Sultan Hasanuddin Buka Posko Lebaran, Penumpang Diprediksi Tembus 37 Ribu per Hari
  • 0

Terkini

Iklan