
Kasat Lantas Bone bersama para awak media
RAKYATSATU.COM, BONE - Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Satuan Lalu Lintas Polres Bone mengeluarkan imbauan untuk mengantisipasi balap liar dan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau brong yang kerap mengganggu ketenangan masyarakat saat beribadah.
Langkah tersebut, menurut kepolisian, dilakukan untuk menjamin keselamatan pengguna jalan sekaligus menjaga ketertiban umum di wilayah Kabupaten Bone selama bulan puasa.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bone, AKP Musmulyadi, menegaskan pihaknya tidak akan memberi toleransi kepada pelaku yang menjadikan jalan raya sebagai arena balapan ilegal, terutama pada waktu subuh dan selepas salat tarawih.
Ia menyatakan pengawasan tidak akan terpusat di satu titik. Sejumlah lokasi yang dinilai rawan dan berpotensi menjadi arena balap liar akan dipantau secara berkala oleh petugas.
“Kami sudah membentuk tim selama bulan suci Ramadan. Tidak ada tawar-menawar bagi pelaku balap liar yang terbukti melakukan pelanggaran,” kata Musmulyadi saat bertemu awak media, Selasa, 17 Februari.
Penindakan, kata dia, akan dilakukan secara tegas dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Balap liar termasuk pelanggaran Pasal 297 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
“Bagi yang terlibat balap liar, ada konsekuensi hukum berupa pidana kurungan paling lama satu tahun atau denda maksimal Rp 3 juta,” ujarnya.
Selain balap liar, kepolisian juga menyoroti penggunaan knalpot brong yang menimbulkan kebisingan dan dinilai mengganggu kekhusyukan suasana Ramadan.
Jika ditemukan pelanggaran, petugas akan mewajibkan pengendara mengganti knalpot dengan yang sesuai standar. Knalpot yang tidak sesuai spesifikasi akan disita sebagai barang bukti.
Musmulyadi juga mengingatkan peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak, khususnya pada malam hari hingga menjelang subuh.
Menurut dia, pengawasan keluarga penting untuk mencegah anak-anak terlibat kegiatan ilegal yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Ia berharap Ramadan tidak tercoreng oleh kecelakaan lalu lintas akibat aksi ugal-ugalan di jalan raya.
Kepolisian mengajak masyarakat berperan aktif menjaga ketertiban dengan melaporkan gangguan keamanan demi terciptanya suasana Ramadan yang aman dan nyaman. [Ikhlas /Sugi]