RAKYATSATU.COM, MAROS — Sepanjang sekitar 12 kilometer jalan kabupaten di Maros akan diperbaiki pada tahun anggaran 2026.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTRPP Maros, Muhammad Alif Husnaeni, menyebutkan total alokasi anggaran yang disiapkan untuk program tersebut mencapai Rp28.694.160.000. Pendanaan berasal dari APBD, antara lain dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Bagi Hasil, Dana Bagi Hasil (DBH), DBH Sawit, serta opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Berdasarkan hasil pembaruan survei kondisi jalan pada akhir 2025, jalan dengan kondisi rusak berat tercatat sepanjang 333,48 kilometer atau 26,92 persen dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai 1.238,57 kilometer. Jalan dengan kondisi rusak ringan mencapai 54,95 kilometer atau 4,44 persen.
Adapun jalan berkondisi baik tercatat sepanjang 442,63 kilometer atau 35,74 persen, sedangkan jalan dengan kondisi sedang mencapai 407,5 kilometer atau 32,9 persen.
Alif menambahkan, kecamatan dengan jalan tidak mantap atau rusak tertinggi berada di Kecamatan Tompobulu. Panjang jalan rusak ringan dan rusak berat di wilayah tersebut mencapai 69,61 kilometer, disusul Kecamatan Mallawa sepanjang 67,50 kilometer.
Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan bahwa organisasi perangkat daerah dengan alokasi anggaran terbesar pada tahun ini adalah Dinas Pekerjaan Umum serta sektor kesehatan. Dinas PU mendapatkan alokasi sebesar Rp118.638.810.000, sedangkan Dinas Kesehatan beserta rumah sakit daerah memperoleh Rp46.202.776.000.
Menurutnya, anggaran Dinas PU akan difokuskan pada pembangunan dan peningkatan kualitas jalan, jembatan, sanitasi, serta bangunan penunjang lainnya. (Ikhlas/arul)