DPP GAN Siap Kawal Penegakan Hukum
RAKYATSATU. COM, Jakarta – Langkah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam memerangi berbagai praktik mafia di Indonesia—termasuk mafia pangan, energi, dan sumber daya alam—mendapat apresiasi serta dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat. Salah satu dukungan datang dari Dewan Pimpinan Pusat Gerakan AstaCita Nusantara (DPP GAN).
“Kami memberikan dukungan total kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam memerangi mafia pangan, energi, sumber daya alam, dan praktik kotor lainnya di Indonesia,” tegas Ketua Umum DPP GAN, Muhammad Burhanudin, S.H., dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Selasa, 26 November 2025.
Burhanudin menilai, persoalan mafia di Indonesia sangat kompleks. Ia mencontohkan aksi mafia beras di Sabang dan Batam serta keberadaan bandara ilegal di Morowali sebagai bukti rumitnya jaringan mafia yang beroperasi di berbagai sektor.
DPP GAN, lanjutnya, menyerukan agar Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran menteri menyatakan sikap tegas dan konsisten dalam memberantas seluruh praktik melawan hukum tersebut.
Ia menyebutkan empat poin dukungan yang diberikan DPP GAN kepada Presiden Prabowo Subianto:
1. Perang melawan para koruptor yang telah merugikan keuangan negara dalam jumlah besar.
2. Perang melawan mafia pangan, energi, serta sumber daya alam, termasuk di sektor nikel dan batu bara.
3. Perang melawan para pengkhianat negara dan antek asing yang mengancam kedaulatan bangsa.
4. Pengawalan publik terhadap komitmen pemberantasan korupsi dan mafia oleh pemerintah.
“DPP GAN bersama seluruh rakyat Indonesia berdiri bersama Bapak Presiden dan para menteri dalam memberantas ketiga hal tersebut,” ujarnya.
Burhanudin menegaskan bahwa seluruh pengurus dan jaringan GAN di seluruh Indonesia berkomitmen mendukung pemerintahan Prabowo Subianto mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih sesuai program AstaCita Presiden.
Sebagai tindak lanjut, DPP GAN akan mengagendakan sejumlah kegiatan untuk mendukung seruan Presiden dalam memerangi korupsi serta mafia pangan, energi, dan sumber daya alam.
“Kami bersama LBH GAN akan beraudiensi dengan Jaksa Agung, pimpinan KPK, dan Kapolri untuk memberikan dukungan penuh terhadap proses penegakan hukum,” kata Burhanudin.
Ia menjelaskan, dukungan tersebut mencakup dorongan percepatan penanganan kasus korupsi skala besar, pemulihan kerugian negara, pemberian pernyataan sikap resmi GAN, serta monitoring berkala terhadap kasus-kasus tindak pidana korupsi besar yang masih dalam penyelidikan dan penyidikan.
“Kami juga akan melaporkan seluruh kegiatan GAN terkait dukungan ini kepada Bapak Presiden,” pungkasnya.(Iklhas/ Amd)