-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

SHU Koperasi Kompak SMAN 13 Bone Tertinggi

01 Februari 2023 | 9:11 AM WIB |

Pengurus KPRI Kompak Tahun Buku 2022 berswafoto bersama usai pelaksanaan RAT di kantor Dewan Guru SMAN 13 Bone, Selasa (31/1/2023). Foto : Sugi/Rakyatsatu.com

RAKYATSATU.COM, BONE
- Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Kompak SMAN 13 Bone Tahun Buku 2022 berjalan lancar dan terlaksana tepat waktu.


RAT tersebut berlangsung di ruang dewan guru di SMAN 13 Bone, Selasa (31/1/2023).


Mengawali acara, Ketua KPRI Kompak H. Ahmad Jayani, S.Pd, M.Pd menyampaikan laporan kegiatan RAT Tahun Buku 2022.


Dalam laporannya Ketua KPRI Kompak menyampaikan bahwa pelaksanaan RAT ini yang ke-26 dan Koperasi Kompak SMAN 13 Bone masih terus eksis dengan mengelola modal hingga mencapai 2,4 Miliar.  


Kepala UPT SMAN 13 Bone selaku Pembina KPRI Kompak Drs. Hamzah, M.Pd mengapresiasi Koperasi Kompak ini. 


"Koperasi ini punya modal 2,4 Miliar dan ada yang mendapat (Sisa Hasil Usaha) SHU empat jutaan, ini luar biasa dan tentu sudah dirasakan manfaatnya bersama," ungkap Hamzah.


Senada, Ketua PKPRI Drs. Abudarwis mengatakan, Koperasi ini dalam keadaan sehat. "Ini dapat kita lihat dari lancarnya melaksanakan RAT. Itu menunjukkan Koperasi ini sangat sehat," kata Abudarwis. 


Ketua PKPRI Bone juga menyampaikan bahwa SHU Koperasi Kompak ini yang paling tinggi pembagian SHU anggotanya.


Selain itu Sekretaris Dekopinda Andi Aswar menyampaikan apresiasi kepada KPRI Kompak dengan melihat perkembangan Koperasi ini. 


"Saya sangat bahagia melihat perkembangan Koperasi ini, semoga Koperasi ini kita dorong dan dikembangkan terus karena Koperasi Kompak ini sudah sangat sehat dengan bukti lancarnya pembayaran pajak," kata Andi Aswar.


Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bone Ir. Wahida Rahim mengatakan, tujuan RAT ini adalah untuk mengevaluasi program kerja pengurus dan rencana program kerja yang akan dilaksanakan ke depan.


"Saya turut mengapresiasi Koperasi ini karena sudah melaksanakan RAT tepat waktu dan dari Dinas telah mendapatkan anggaran DAK Non Fisik untuk bisa dimanfaatkan pada pengelola dalam mengikuti pelatihan guna meningkatkan SDM," kata Wahida.


"Selain itu program lainnya adalah Studi Tour yang dilaksanakan setiap tahunnya yang juga bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kinerja pada para pengurus yang natinya meningkatkan kesejahteraan anggotanya," ungkapnya.


Untuk diketahui KPRI Kompak telah menggunakan aplikasi digitalisasi dalam memudahkan anggota mengakses program dan laporan pengurus serta administrasi dari Koperasi Kompak.


Adapun modal yang bergulir di KPRI Kompak pada tahun 2021 total Rp 2.298.850.813 dan mengalami peningkatan pada 2022 sebesar Rp 2.439.994.702 sedangkan SHU Tahun Buku 2022 mencapai Rp 90.864.324. [Ikhlas/Sugi]

×
Berita Terbaru Update