Iklan

17/10/20, 22:40 WIB
DaerahWajo

Kaum Dhuafa di Wajo Tak Kuasa Tahan Tangis Saat Dapat Bantuan dari At-Taubah Peduli


RAKYATSATU.COM, WAJO
-- Dua warga kurang mampu di Kabupaten Wajo tak kuasa menahan isak tangisannya. Pasalnya, tim At-Taubah Peduli bersama Jurnalis Wajo menyambangi rumahnya untuk diberikan bantuan.

Bantuan yang diberikan kepada kedua kurang mampu ini adalah instalasi listrik cuma-cuma alias gratis.

Mereka adalah Nurdalia (43), warga Desa Assorajang, Kecamatan Tanasitolo dan Yatik (51) warga Desa Ugi, Kecamatan Sabbangparu Yatik (51).

Nurdalia yang hanya sebagai ibu rumah tangga dan suaminya bekerja sebagai nelayan ini sangat bersyukur karena dapat bantuan aliran listrik gratis.

"Alhamdulillah, Allah SWT telah mengabulkan doa kami, karena keinginan untuk punya listrik sendiri sudah lama sekali dan hari ini doa kami terkabul. Terimakasih kepada donatur yang telah membantu saya semoga selalu dilancarkan rezekinya," ucapnya, Jumat (16/10/2020).

Sama halnya dengan Yatik (51) yang hanya tinggal bersama anaknya. Yatik juga sudah bertahun-tahun berkeinginan untuk memiliki listrik sendiri namun terkendala dengan biaya. "Alhamdulillah hari ini sudah punya listrik sendiri," ucapnya.

Atas kesyukurannya dapat bantuan listrik gratis yang tak terduga, wanita paru baya ini tak henti-hentinya bersyukur dan menyampaikan terimakasih kepada para donatur dan tim At-Taubah Peduli.

“Terimaksih banyak nak atas bantuanta semua, karena setelah puluhan tahun, baru kali ini rasakan listrik sendiri. Kalau sebelum-sebelumya nak, saya hanya numpang d tetangga," ungkap Yatik.
Sementara Mediator Anak Yatim dan Kaum Dhuafa, Muhammad Akbar Gunawan mengatakan, jika bantuan pemasangan instalasi listrik yang disalurkan merupakan bantuan produktif untuk membantu warga yang membutuhkan.

Kata Ust Akbar sapaan akrabnya, pemberian bantuan ini merupakan wujud kepedulian At-Taubah Peduli dan Jurnalis Wajo terhadap kaum dhuafa yang membutuhkan.

"Semoga bantuan ini bermanfaat bagi warga yang membutuhkan," harapnya.

Dalam kesempatan itu, Ust Akbar kembali mengajak semua dermawan dan organisasi-organisasi lainnya untuk bahu membahu meringankan beban kehidupan bagi warga menengah ke bawah.


"Mari saling tolong menolong. Karena masih banyak saudara-saudara kita yang butuh uluran tangan di saat seperti ini. Jika kita semua bergerak membantu, tentu beban kehidupan mereka terasa lebih ringan," ajaknya. (RIs)