ads

25 April, 2019

Istri Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel Laksanakan Tali Asih ke Penderita Hidrosefalus

Istri Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel Laksanakan Tali Asih ke Penderita Hidrosefalus
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, BONE - Perhatian dan wujud kepedulian istri personel Brimob Bone (Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel) terhadap masyarakat patut diapresiasi dan diacungi jempol.

Hal itu terbukti, saat Ketua Ranting Bhayangkari Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel (istri Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel), Ny Sufriaty Ichsan melakukan kegiatan Tali Asih di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Watampone, Kamis (25/04/2019).

Pada kegiatan Tali Asih tersebut Ketua Ranting Bhayangkari Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel mewakili Ketua Bhayangkari Cab Sat Brimob untuk memberikan bantuan terhadap bayi penderita Hidrosefalus, Dian (1 bulan).

Ny Sufriaty Ichsan mengatakan, Tali Asih tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap warga masyarakat yang kurang mampu di wilayah Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel.

"Ini sebagai wujud kepedulian sosial kita terhadap masyarakat, apalagi kepada masyarakat yang kurang mampu, semoga apa yang kami berikan dapat meringankan beban korban. Saya mewakili Ketua Bhayangkari Cab Sat Brimob dan segenap pengurus Bhayangkari Sat Brimob mendoakan semoga Dian cepat sembuh," ujar.

Kehadiran Ketua Ranting Bhayangkari Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel untuk Tali Asih terhadap Dian di RSUD Tenriawaru Watampone didampingi oleh Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, Kompol Nurichsan dengan para Pengurus Bhayangkari Ranting Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel.

Sekedar informasi, Dian yang baru berusia sekira 1 bulan dari Dusun Belawae, Desa Ujung Tanah, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, saat dirawat sama tantenya, Mahdalena karena kedua orang tua kandungnya yang hanya petani dengan penghasilan tidak menentu juga sedang sakit.

Sekdar tambahan, Hidrosefalus ditandai dengan pembesaran kepala pada bayi. Orang dewasa dan anak-anak mengalami sakit kepala, gangguan penglihatan, kesulitan kognitif, gangguan koordinasi, dan inkontinensia.  (Rasul)
Don't Miss

News Feed