ads

28 January, 2019

Miris! Puskesmas Makale Dapati Masih Ada Warga Makale Belum Miliki Jamban

Miris! Puskesmas Makale Dapati Masih Ada Warga Makale Belum Miliki Jamban
banner 336x280

RAKYATSATU.COM, TANA TORAJA - Puskesmas Makale melakukan pendataan dan cek kesehatan bagi warga yang tidak pernah mengecek kesehatannya di tempat pelayanan kesehatan, Senin  (28/01/2019).

Saat mendatangi warga dari rumah ke rumah, petugas mendapati masih ada warga yang belum memiliki jamban. Tentu kondisi ini membuat warga belum layak disebut warga sehat.

Di Kelurahan Lamunan yang didatangi petugas, masih ada sembilan warga yang kurang mampu belum memiliki jamban, yang sangat membutuhkan uluran tangan.

Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Makale, Alfrida, mengatakan pendataan untuk program Sentuhan Peduli Sesama yang sedang mereka laksanakan ini, bukan bantuan pembuatan jamban.

"Soalnya bantuan itu lebih dominan dalam bentuk Uang dan Beras, padahal Jamban tidak kalah penting," kata Alfrida.

Untuk itu Alfrida akan akan memasukkan wacana bantuan jamban kepada warga ini dalam Musrembang nantinya.

"Saya akan sampaikan dalam Musrembang nanti, semoga ada titik terang dari pemerintah agar mereka dapat bantuan pembuatan jamban," jelasnya.

Beberapa data warga yang belum memiliki jamban di Kelurahan Lamunan yakni Damaris Duma (52) alamat Lean, dalam kondisi tua renta, tinggal sendiri. Kemudian Mule (76) alamat Palipu', dalam kondisi tua renta, tinggal sendiri (tidak berkeluarga). Berikutnya Maria Manggallo (71) alamat Buntu Kasalle', dalam kondisi tua renta dan mempunyai kelainan jiwa.

Kondisi mereka yang dibawah garis kemiskinan dan rata-rata sudah berusia lanjut dan tinggal seorang diri bahkan ada yang mengalami gangguan mental, menyambut baik saat diperiksa kesehatannya.

"Mereka sangat senang, apalagi kami datang bersama dokter yang langsung mengecek kesehatan warga," ujarnya.

Alfrida menyebut masih banyak warga di lingkup Puskesmas Makale yang belum memiliki jamban dan sangat membutuhkan perhatian pemerintah.

"Data tentang jamban ada di Puskesmas, karena kami sudah turun pendataan keluarga Sehat ada 12 indikator yang didata, kecuali Kelurahan Bombongan rencana baru mau turun mendata," kunci Alfrida. (Kris)



Don't Miss

News Feed