Pj Bupati Bone : Demokrasi Itu Ibarat Pertandingan Sepak Bola

Pj Bupati Bone : Demokrasi Itu Ibarat Pertandingan Sepak Bola
RAKYATSATU.COM, BONE - Cara atau sudut pandang seseorang tentang demokrasi berbeda- beda. Mereka punya alasan sendiri- sendiri terkait sudut pandang mereka.

Seperti Penjabat (Pj) Bupati Bone, Ir H Andi Bakti Haruni, C.E.S memiliki pula cara pandang terkait demokrasi, khususnya demokrasi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 2018 ini. Ia memandang demokrasi Pilkada serentak 2018 ini ibaratnya permainan sepak bola.

Sebagaimana yang diungkapkan H Andi Bakti Haruni saat acara bincang- bincang ekslusif di radio Suara Bone Beradat (SBB) FM, di Jl Ahmad Yani Watampone, Minggu (13/05).

Menurutnya, untuk mewujudkan demokrasi yang bertabat maka Aparatur Sipil Negara (ASN) itu serta aparat birokrasi harus netral.

"Saat atau masa ini merupakan tanda dimulainya suatu pertandingan, dan masa tenang merupakan injury time. Pertandingan birokrasinya sekarang bagaimana mengatakan pemerintah daerah agar bersikap netral," ujar H Andi Bakti Haruni.

Wasit pertandingan dalam demokrasi adalah KPU dan Bawaslu, pemainnya adalah ASN dan Komisi Disipslin (Komdis)nya adalah Komisi ASN. Ketika ada ASN yang kebetulan dilihat oleh wasit (KPU dan Bawaslu) melakukan pelanggaran maka wasitlah yang melaporkan ke Komisi ASN untuk diproses apakah ASN atau PNS melanggar atau tidak.

"Setelah diproses oleh Komisi ASN, ia akan memberikan rekomendasi berupa sanksi ringan, sedang atau berat, selaku bupati tentu kami akan melaksanakan sesuai rekomendasi tersebut, kita tentu pernah menonton bola, tidak semua pelanggaran itu berbuah sanksi, hanya terkadang peringatan dan tendangan bebas dannterkadang dapat kartu kuning atau merah dan tidak semua pelanggaran di kotak pinalti, diberi hadiah penalti," jelasnya.

Untuk itu dia menghimbau kepada seluruh aparat negara untuk tetap menjaga netralitas menghadapi Pilkada, khususnya Pilkada Bone demi terciptanya demokrasi yang bermartabat. Selain itu dia juga mengajak seluruh masyarakat Bone untuk datang menggunakan hak pilihnya.

"Mari kita wujudkan Pilkada Bone, Pilkada yang bermartabat, nyaman damai dan aman," himbaunya. (Rasul)
loading...
close
Rakyatsatu