RAKYATSATU.COM, TANA TORAJA - Menyambut pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang, KPU Tana Toraja menggelar uji publik penataan daerah untuk wilayah daerah pemilihan (dapil) dengan 3 alternatif, yang bertempat di hotel Puriarta Makale, Kabupaten Tana Toraja, Kamis (8/02)
Uji publik yang dipimpin langsung Ketua KPU Tana Toraja, Rizal Randa bersama komisioner KPU, Alexander Kambuno Divisi Data, Loise Divisi Teknis di hadiri anggota dewan, anggota panwas, PPK, tokoh masyarakat, perwakilan partai politik.
Uji publik ini merupakan pertemuaan terakhir, dari 2 tahapan yang telah dilakukan sebelumnya, untuk penataan dapil dan rancangan dapil ada 3 alternatif yang nantinya akan dikirim ke KPU Pusat.
Diketahui, jumlah kursi untuk pemilu DPRD Kabupaten Tana Toraja, sama seperti pemilu di tahun 2014 berjumlah 30 kursi dengan jumlah penduduk 283.214.
Ketua KPU Tana Toraja, Rizal Randa mengatakan bahwa sebagian menginginkan ada perubahan mengenai alternatif wilayah dapil agar nantinya ada pembaruan untuk pemilu tahun depan. " semua pendapat yang disampaikan oleh hadirin akan diteruskan ke KPU Pusat. Nantinya keputusan wilayah dapil akan menunggu sampai bulan Maret, ujarnya (Kris)
Uji publik yang dipimpin langsung Ketua KPU Tana Toraja, Rizal Randa bersama komisioner KPU, Alexander Kambuno Divisi Data, Loise Divisi Teknis di hadiri anggota dewan, anggota panwas, PPK, tokoh masyarakat, perwakilan partai politik.
Uji publik ini merupakan pertemuaan terakhir, dari 2 tahapan yang telah dilakukan sebelumnya, untuk penataan dapil dan rancangan dapil ada 3 alternatif yang nantinya akan dikirim ke KPU Pusat.
Diketahui, jumlah kursi untuk pemilu DPRD Kabupaten Tana Toraja, sama seperti pemilu di tahun 2014 berjumlah 30 kursi dengan jumlah penduduk 283.214.
Ketua KPU Tana Toraja, Rizal Randa mengatakan bahwa sebagian menginginkan ada perubahan mengenai alternatif wilayah dapil agar nantinya ada pembaruan untuk pemilu tahun depan. " semua pendapat yang disampaikan oleh hadirin akan diteruskan ke KPU Pusat. Nantinya keputusan wilayah dapil akan menunggu sampai bulan Maret, ujarnya (Kris)
