RAKYATSATU.COM, MAJENE - Kasus sandera yang dialami Dua warga Dusun Poniang Desa Tallu Banua Kecamatan Sendanaan, Safaruddin dan syawal yang saat ini di duga disandera oleh kelompok militan Abu Sayyap di perairan Piliphina mengundang perhatian publik termasuk Polda dan Korem 142/Tatag.
Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs Lukman Wahyu Hariyanto di dampingi Kasrem 142/Tatag Letkol Inf Drs Priono, Wakil Bupati Majene Lukman SPd, MPd, Dandim 1401/Majene Letkol Inf. Rahman, Kapolres majene AKBP Grendie Teguh Pidegso, perwira kodim dan polres Staf Polres mengunjungi keluarga korban sandera dan di terima istri Korban Hasmira, Rabu (23/11)
Dalam kesempatan tersebut Kapolda menyampaikan kepada Istri Korban dan keluarga Korban, agar tabah menghadapi cobaan dan senantiasa selalu berdoa memohon kepada Allah SWT, semoga Suaminya, bisa kembali dan selamat.
Dan berharap Semuanya serahkan kepada pemerintah dan yakin, pemerintah akan berusaha mencari solusinya. tentunya hal ini harus di cek kejadiannya/ kebenarannya.
Diakhir kegiatan, pemberian sembako dari Polda Sulbar merupakan wujud kepedulian dalam memberikan moril da n meringankan beban bagi sesama.
(Kalma)
Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs Lukman Wahyu Hariyanto di dampingi Kasrem 142/Tatag Letkol Inf Drs Priono, Wakil Bupati Majene Lukman SPd, MPd, Dandim 1401/Majene Letkol Inf. Rahman, Kapolres majene AKBP Grendie Teguh Pidegso, perwira kodim dan polres Staf Polres mengunjungi keluarga korban sandera dan di terima istri Korban Hasmira, Rabu (23/11)
Dalam kesempatan tersebut Kapolda menyampaikan kepada Istri Korban dan keluarga Korban, agar tabah menghadapi cobaan dan senantiasa selalu berdoa memohon kepada Allah SWT, semoga Suaminya, bisa kembali dan selamat.
Dan berharap Semuanya serahkan kepada pemerintah dan yakin, pemerintah akan berusaha mencari solusinya. tentunya hal ini harus di cek kejadiannya/ kebenarannya.
Diakhir kegiatan, pemberian sembako dari Polda Sulbar merupakan wujud kepedulian dalam memberikan moril da n meringankan beban bagi sesama.
(Kalma)