RAKYATSATU.COM, MAROS - Dengan semangat Cinta Kesantunan (Sopan, Sabar, Memiliki belas kasih dan suka menolong) sebagaimana yang terjabar dalam filosofi Lima Cinta, PC Tidar Maros (Organisasi Sayap Partai Gerindra) tergerak untuk menggalang bantuan dan berbagi kepada Ana Safitri, Mahasiswi semester tiga jurusan Biologi di kampus YAPIM Maros yang harus berhenti kuliah karena menderita penyakit kebocoran klep jantung sejak setahun lalu, Selasa (15/11).
Sempat di rawat selama sebulan, orang tua Ana Safitri terpaksa dibawa kembali kerumah dan memilih pengobatan alternatif karena ketiadaan biaya operasi untuk menutup kebocoran klep jantung yang dideritanya.
"Kita lakukan penggalangan dana dan bantua di anggota dan pengurus PC Tidar untuk membantu adik kami (Ana Safitri) yang membutuhkan banuan," kata Ketua TIDAR Maros, Yhudi Yuba.
Lanjut Yhudi, bantuan yang dia terima langsung pihaknya salurkan kepada warga yang berdomisi di Dusun Bombongi, Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Maros itu.
"Untuk kedepannya, dengan penggalangan dana yang lebih maksimal, PC TIDAR Maros akan menginstruksikan seluruh pengurus TIDAR Kecamatan yang ada di Maros untuk melakukan penggalangan Dana buat Ana Safitri," tambahnya.
Dalam kunjungan ini, Yhudi Yuba, mengaku terharu dan bangga atas semangat Ana Safitri untuk sembuh dan kembali melanjutkan pendidikannya yang tertunda. Anak sulung dari lima bersaudara ini, ternyata juga memiliki adik yang lumpuh sejak tiga tahun lalu saat baru berusia selama tiga hari. (*)
Sempat di rawat selama sebulan, orang tua Ana Safitri terpaksa dibawa kembali kerumah dan memilih pengobatan alternatif karena ketiadaan biaya operasi untuk menutup kebocoran klep jantung yang dideritanya.
"Kita lakukan penggalangan dana dan bantua di anggota dan pengurus PC Tidar untuk membantu adik kami (Ana Safitri) yang membutuhkan banuan," kata Ketua TIDAR Maros, Yhudi Yuba.
Lanjut Yhudi, bantuan yang dia terima langsung pihaknya salurkan kepada warga yang berdomisi di Dusun Bombongi, Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Maros itu.
"Untuk kedepannya, dengan penggalangan dana yang lebih maksimal, PC TIDAR Maros akan menginstruksikan seluruh pengurus TIDAR Kecamatan yang ada di Maros untuk melakukan penggalangan Dana buat Ana Safitri," tambahnya.
Dalam kunjungan ini, Yhudi Yuba, mengaku terharu dan bangga atas semangat Ana Safitri untuk sembuh dan kembali melanjutkan pendidikannya yang tertunda. Anak sulung dari lima bersaudara ini, ternyata juga memiliki adik yang lumpuh sejak tiga tahun lalu saat baru berusia selama tiga hari. (*)