RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Memperingati hari sumpah pemuda Toedjoe Doae community melaksanakan donor darah di Gedung Pertemuan Gasis Watansoppeng, Jumat (28/10).
Peserta donor darah tersebut juga diikuti Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak, Wakil Bupati Soppeng Supriansa, Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf Jeffry Antonius Bojoh, Kapolres Soppeng AKBP Dodied Prasetyo Aji serta ratusan peserta dari kalangan PNS, Maahasiswa dan masyarakat.
Wakil Bupati Soppeng Supriansa saat ditemui mengatakan, melakukan donor sekali dalam tiga bulan angat bermanfaat untuk kesehatan, untuk itu dirinya ikut serta dalam donor tersebut meski sebenarnya sangat takut.
" Ini baik untuk kesehatan, tapi sebenarnya seumur hidup saya, baru kali ini melakukan donor darah,"ujarnya
Menurut Supri, donor darah ini mengingatkan dirinya, saat diajak Andi Kaswadi menjadi wakilnya di pilkada Soppeng yang lalu. Kejadian serupa terulang, saat Andi Kaswadi mengajak saya untuk donor darah, karna takut menolak ajakan bupati, akhirnya saya ikut donor
" Saya tidak bisa menolak seperti pada pilkada yang lalu, meski sebenarnya saya takut, tapi karena Pak H Andi Kaswadi yang mengajak maka saya jadi berani. Dengan mengucap bismillah saya ikut kemanapun beliau mengajaknya. Itu artinya saya lebih takut sama bupati dari jarum suntik sambil ketawa dihadapan awak media.
Dia menambahkan, saat kejaksaan Negeri Soppeng melakukan donor darah tiga bulan yang lalu, Supri mengaku membuat dirinya sibuk agar terhindar dari donor darah tersebut karna takut melihat jarum suntik yang besar.
" Waktu kejaksaan donor darah, saya beralasan sibuk, untuk menghindari donor darah tersebut," katanya sambil tertawa
Peserta donor darah tersebut juga diikuti Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak, Wakil Bupati Soppeng Supriansa, Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf Jeffry Antonius Bojoh, Kapolres Soppeng AKBP Dodied Prasetyo Aji serta ratusan peserta dari kalangan PNS, Maahasiswa dan masyarakat.
Wakil Bupati Soppeng Supriansa saat ditemui mengatakan, melakukan donor sekali dalam tiga bulan angat bermanfaat untuk kesehatan, untuk itu dirinya ikut serta dalam donor tersebut meski sebenarnya sangat takut.
" Ini baik untuk kesehatan, tapi sebenarnya seumur hidup saya, baru kali ini melakukan donor darah,"ujarnya
Menurut Supri, donor darah ini mengingatkan dirinya, saat diajak Andi Kaswadi menjadi wakilnya di pilkada Soppeng yang lalu. Kejadian serupa terulang, saat Andi Kaswadi mengajak saya untuk donor darah, karna takut menolak ajakan bupati, akhirnya saya ikut donor
" Saya tidak bisa menolak seperti pada pilkada yang lalu, meski sebenarnya saya takut, tapi karena Pak H Andi Kaswadi yang mengajak maka saya jadi berani. Dengan mengucap bismillah saya ikut kemanapun beliau mengajaknya. Itu artinya saya lebih takut sama bupati dari jarum suntik sambil ketawa dihadapan awak media.
Dia menambahkan, saat kejaksaan Negeri Soppeng melakukan donor darah tiga bulan yang lalu, Supri mengaku membuat dirinya sibuk agar terhindar dari donor darah tersebut karna takut melihat jarum suntik yang besar.
" Waktu kejaksaan donor darah, saya beralasan sibuk, untuk menghindari donor darah tersebut," katanya sambil tertawa