RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Anak dari pasangan Hariad (45) dan Nuraminah (35), Alma (16) siswi SMA 3 Watansoppeng, dinyatakan hilang oleh orang tuanya, Rabu (7/9).
Dari keterangan yang diperoleh media ini, korban menginggalkan rumahnya yang beralamat di Poewe, Kelurahan Salokaraja, Kecamatan Lalabata sejak Sabtu (3/9) lalu.
Hal ini berdasarkan dari komunikasi terkahir antara korban berasma orangtuanya, dengan meninggalkan pesan singkat via SMS yang bersikan 'Assalamualaikum,
Minta maaf kag sblum.x mama, prg kag tdk bilank2, bkn.x tdk qw syg qie, tp tdk mau kag jadi beban.t setiap hari, krja stiap hari krn sya, prg kag mama cari uang, ikut kag sma orang krja, bnyak kag prg, selalu qie qw ingat mama, jaga alfiah sma aira, prg kag krn tdk ad bsa qw krja mama d situ, kasian kag liat qie slalu plang mlam, kalo sukses mka nanti mama kembali kag itu. Assalamualaikum'.
Babinsa Kelurahan Salokaraja dari Koramil 1423-01/Lalabata mendengar infomasi tersebut, langsung mendatangi rumah korban untuk bertemu langsung dengan pihak keluarga dan harapan ortu dan keluarga semoga anaknya bisa secepatnya kembali untuk berkumpul dengan keluarga.
Sementara Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Soppeng, AKBP Dodied Aji Prasetyo mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan kehilangan salah satu siswi SMA 3 watang Soppeng tersebut.
"Kami sudah menerima laporan kehilangan ini, orang tua korban yang langsung melapor sejak Sabtu kemarin," kata Dodied kepada Rakyatsatu.com.
Dijelaskan dia, saat ini kasus tersebut masih dalam pengembangan oleh pihaknya dan berharap korban bisa ditemukan secapat mungkin.
"Kami terus melakukan koordinasi dengan semua jajaran agar terus melakukan pencarian terhadap korban. Semoga anak ini bisa segera ditemukan," jelasnya. (*)
Dari keterangan yang diperoleh media ini, korban menginggalkan rumahnya yang beralamat di Poewe, Kelurahan Salokaraja, Kecamatan Lalabata sejak Sabtu (3/9) lalu.
Hal ini berdasarkan dari komunikasi terkahir antara korban berasma orangtuanya, dengan meninggalkan pesan singkat via SMS yang bersikan 'Assalamualaikum,
Minta maaf kag sblum.x mama, prg kag tdk bilank2, bkn.x tdk qw syg qie, tp tdk mau kag jadi beban.t setiap hari, krja stiap hari krn sya, prg kag mama cari uang, ikut kag sma orang krja, bnyak kag prg, selalu qie qw ingat mama, jaga alfiah sma aira, prg kag krn tdk ad bsa qw krja mama d situ, kasian kag liat qie slalu plang mlam, kalo sukses mka nanti mama kembali kag itu. Assalamualaikum'.
Babinsa Kelurahan Salokaraja dari Koramil 1423-01/Lalabata mendengar infomasi tersebut, langsung mendatangi rumah korban untuk bertemu langsung dengan pihak keluarga dan harapan ortu dan keluarga semoga anaknya bisa secepatnya kembali untuk berkumpul dengan keluarga.
Sementara Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Soppeng, AKBP Dodied Aji Prasetyo mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan kehilangan salah satu siswi SMA 3 watang Soppeng tersebut.
"Kami sudah menerima laporan kehilangan ini, orang tua korban yang langsung melapor sejak Sabtu kemarin," kata Dodied kepada Rakyatsatu.com.
Dijelaskan dia, saat ini kasus tersebut masih dalam pengembangan oleh pihaknya dan berharap korban bisa ditemukan secapat mungkin.
"Kami terus melakukan koordinasi dengan semua jajaran agar terus melakukan pencarian terhadap korban. Semoga anak ini bisa segera ditemukan," jelasnya. (*)