RAKYATSATU.COM, MAKASSAR - Kejadian yang menggegerkan warga Kota Makassar setelah sesosok jenazah berteriak minta tolong dari balik peti papan saat hendak dikuburkan, Minggu (4/9).
Daeng Umar (34), seorang penggali kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sudiang, Biringkanaya, Makassar mengatakan kejadian aneh itu terjadi pukul sekitar 14.00 Wita
Jenazah yang diketahui bernama Daeng Sumang (44) itu tiba-tiba mengulurkan tangannya di sela-sela papan yang digunakan untuk menutup jasadnya sambil meminta tolong agar tidak dikuburkan.
"Tanah belum sepenuhnya diturunkan, tiba-tiba tangan mayat keluar di sela papan dan meminta tolong," ucap Umar yang dikutip dilaman Liputan6.com.
Teriakan minta tolong jenazah itu sontak membuat geger para pelayat. Mereka pun sontak berhamburan lantaran takut melihat kejadian tersebut.
Namun, Umar bersama juru doa saat itu langsung turun ke liang lahat membuka papan yang menutupi jasad tersebut. Ia kemudian mengambil sarung batik untuk menutupi dan kemudian mengangkat jasad yang tiba-tiba hidup kembali.
"Saya dan teman lalu mengantarnya langsung ke rumahnya di kompleks BTP Blok AD menggunakan ambulans yang digunakan mengangkut ke TPU tadi," ungkap Umar.
Umar mengatakan Daeng Sumang sebelumnya dikabarkan menderita sakit kronis sejak lama dan dinyatakan meninggal dunia di rumahnya, Sabtu, 3 September 2016.
"Saat ini dia sudah ada di rumahnya kumpul bersama keluarganya," ucap dia.
Umar menduga peristiwa yang dialami warga Kompleks Bumi Tamalanrea Permai itu merupakan kejadian mati suri yang dialami oleh sebagian orang yang sebelumnya dinyatakan meninggal dunia, namun kemudian hidup kembali.
"Yah kemungkinan dia mati suri tapi keburu dikubur jadinya ini adalah suatu hal yang ajaib," terang Umar, warga Laikang Makassar yang telah 4 tahun bekerja sebagai penggali kubur di TPU Sudiang Makassar.
Daeng Umar (34), seorang penggali kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sudiang, Biringkanaya, Makassar mengatakan kejadian aneh itu terjadi pukul sekitar 14.00 Wita
Jenazah yang diketahui bernama Daeng Sumang (44) itu tiba-tiba mengulurkan tangannya di sela-sela papan yang digunakan untuk menutup jasadnya sambil meminta tolong agar tidak dikuburkan.
"Tanah belum sepenuhnya diturunkan, tiba-tiba tangan mayat keluar di sela papan dan meminta tolong," ucap Umar yang dikutip dilaman Liputan6.com.
Teriakan minta tolong jenazah itu sontak membuat geger para pelayat. Mereka pun sontak berhamburan lantaran takut melihat kejadian tersebut.
Namun, Umar bersama juru doa saat itu langsung turun ke liang lahat membuka papan yang menutupi jasad tersebut. Ia kemudian mengambil sarung batik untuk menutupi dan kemudian mengangkat jasad yang tiba-tiba hidup kembali.
"Saya dan teman lalu mengantarnya langsung ke rumahnya di kompleks BTP Blok AD menggunakan ambulans yang digunakan mengangkut ke TPU tadi," ungkap Umar.
Umar mengatakan Daeng Sumang sebelumnya dikabarkan menderita sakit kronis sejak lama dan dinyatakan meninggal dunia di rumahnya, Sabtu, 3 September 2016.
"Saat ini dia sudah ada di rumahnya kumpul bersama keluarganya," ucap dia.
Umar menduga peristiwa yang dialami warga Kompleks Bumi Tamalanrea Permai itu merupakan kejadian mati suri yang dialami oleh sebagian orang yang sebelumnya dinyatakan meninggal dunia, namun kemudian hidup kembali.
"Yah kemungkinan dia mati suri tapi keburu dikubur jadinya ini adalah suatu hal yang ajaib," terang Umar, warga Laikang Makassar yang telah 4 tahun bekerja sebagai penggali kubur di TPU Sudiang Makassar.