RAKYATSATU.COM, PAREPARE - Ribuan siswa SMA dan Sederajat mengikuti sosialisasi Bela Negara. Kegiatan yang bertajuk "Kita Tanamkan Nilai-Nilai Kemerdekaan Republik Indonesia? oleh Kodim 1405 Mallusettasi" ini digelar Kodim 1405 Mallusettasi, di Gedung Tomalebbi, Kamis (11/8)
Dalam kegiatan tersebut hadir, Walikota Parepare DR.HM taufan Pawe yang membuka langsung acara sosialisasi Bela negara, Danrem 1405 Mallusettasi Kol. Inf. Tandyo Budi R, Dandim 1405 mallusettasi Letkol Czi Syarifuddin Syara,? Ahli Bidang Ekonomi Kodam VII/WRB Kol.Inf Andi Suyuti, Pembimbing sosialisasi Bela negara Wil sulsel Abdul Rajab Munir, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala SKPD lingkup Parepare dan Para Kepala Sekolah SMA sederajat
Dalam sambutanya sebelum membuka acara sosialisasi Bela negara, Taufan mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini, kalau kita berbicara bela negara, kita berbicara konsep cukup dengan sosialisasi seprti ini,
"saya ada ide bahwa mungkin alangkah baiknya output atau hasil sosialisasi ini bukan hanya tatap muka dsini saja, tetapi turun langsung kelapangan mengajarkan ?Baris berbaris, bongkar senjata, mengetahui jenis senjata,serta," jelasnya.
menurutnya, para siswa ini harus memahami negara ini diperjuangan oleh pendahulu kita dengan tetesan darah.
"Jadi mungkin sebaiknya setalah sosialis ini, kita terjungkan dengan tentara Korem supaya mereka tau bagaimana tentara kita membela negara ini," tambahnya.
Dia berharap, dengan adanya sosialisasi Bela negara ini, para siswa dapat memahami rasa nasionalisme dan patriotisme.
Sementara Danrem 142 mallusettasi, Tandyo Budi R mengatakan, sosialisasi ini adalah inisiasi dari pangdam VII/Wirabuana yang ingin membangun sejak dini rasa bela negara bagi genarasi muda.
"Kita sebagai tongkat estapet, apabila mereka nanti menjadi pemimpin, menjadi sesuai dengan profesinya. Mereka sudah punya dasar untuk mempertahankan negara Kesatuan RI," ungkapnya
Tandyo Budi menambahkan, sangat mengapresiasi apa yang disampaikan bapak Walikota yang nanti siswa-siswa baru ini kita bekali dengan bela negara bukan hanya sosialisasi tetapi perlu dibekali juga di lapangan dan ini merupakan langkah yang cerdas yang diusulkan Walikota.
Kepala Dinas Pendidikan, Anwar Saad yang hadir dalam sosialisasi tersebut mengatakan, bela negara itu merupakan rasa nasionalisme yang harus dimiliki.
"Apa yang dilakukan hari ini penanaman nilai kepada siswa supaya dia paham bagaimana sesusungguhnya konsep negeran bagaimana motivasi juang yang dilakukan para pejuang dahulu, dan apa yang dikatakan walikota tadi itu sangat positif," jelasnya. (Kalma)
Dalam kegiatan tersebut hadir, Walikota Parepare DR.HM taufan Pawe yang membuka langsung acara sosialisasi Bela negara, Danrem 1405 Mallusettasi Kol. Inf. Tandyo Budi R, Dandim 1405 mallusettasi Letkol Czi Syarifuddin Syara,? Ahli Bidang Ekonomi Kodam VII/WRB Kol.Inf Andi Suyuti, Pembimbing sosialisasi Bela negara Wil sulsel Abdul Rajab Munir, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala SKPD lingkup Parepare dan Para Kepala Sekolah SMA sederajat
Dalam sambutanya sebelum membuka acara sosialisasi Bela negara, Taufan mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini, kalau kita berbicara bela negara, kita berbicara konsep cukup dengan sosialisasi seprti ini,
"saya ada ide bahwa mungkin alangkah baiknya output atau hasil sosialisasi ini bukan hanya tatap muka dsini saja, tetapi turun langsung kelapangan mengajarkan ?Baris berbaris, bongkar senjata, mengetahui jenis senjata,serta," jelasnya.
menurutnya, para siswa ini harus memahami negara ini diperjuangan oleh pendahulu kita dengan tetesan darah.
"Jadi mungkin sebaiknya setalah sosialis ini, kita terjungkan dengan tentara Korem supaya mereka tau bagaimana tentara kita membela negara ini," tambahnya.
Dia berharap, dengan adanya sosialisasi Bela negara ini, para siswa dapat memahami rasa nasionalisme dan patriotisme.
Sementara Danrem 142 mallusettasi, Tandyo Budi R mengatakan, sosialisasi ini adalah inisiasi dari pangdam VII/Wirabuana yang ingin membangun sejak dini rasa bela negara bagi genarasi muda.
"Kita sebagai tongkat estapet, apabila mereka nanti menjadi pemimpin, menjadi sesuai dengan profesinya. Mereka sudah punya dasar untuk mempertahankan negara Kesatuan RI," ungkapnya
Tandyo Budi menambahkan, sangat mengapresiasi apa yang disampaikan bapak Walikota yang nanti siswa-siswa baru ini kita bekali dengan bela negara bukan hanya sosialisasi tetapi perlu dibekali juga di lapangan dan ini merupakan langkah yang cerdas yang diusulkan Walikota.
Kepala Dinas Pendidikan, Anwar Saad yang hadir dalam sosialisasi tersebut mengatakan, bela negara itu merupakan rasa nasionalisme yang harus dimiliki.
"Apa yang dilakukan hari ini penanaman nilai kepada siswa supaya dia paham bagaimana sesusungguhnya konsep negeran bagaimana motivasi juang yang dilakukan para pejuang dahulu, dan apa yang dikatakan walikota tadi itu sangat positif," jelasnya. (Kalma)