RAKYATSATU.COM, PINRANG - Mengingat minimnya animo siswa dalam menabung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang bekerjasama Bank BRI Cabang Pinrang, mencanangkan Program Gerakan Gemar Menabung khusus pelajar, di SMA Negeri 1 Pinrang, Senin (8/8).
Bupati Pinrang, Aslam Patonangi, meminta kepada siswa untuk gemar menabung di Bank karena banyak manfaatnya dibandinga menabung melalui celengan tidak mendidik.
Bupati dua periode ini memberi gambaran siswa, kalau menabung hanya Rp 5000 perhari, satu tahun dapat terkumpul Rp 1,8 juta bila terus menabung sampai tamat telah mencapai Rp 5,4 juta.
"ini untuk Siswa SMA, uang itu dinilai cukup membantu untuk kelanjutan sekolahnya disamping dapat berhemat, tidak boros dan tidak konsumtif," kata Aslam.
Menurutnya, yang terpenting adalah budaya menabung harus dimulai sejak dari awal, disamping membantu demi masa depan juga memberi konstribusi perekonomian Pinrang, karena semakin banyak uang yang beredar maka perekonomian Pinrang semakin dinamis.
"Saya ingin menjadikan siswa dan masyarakat Pinrang ini menjadi masyarakat yang gemar menabung," lanjutnya.
Sementara itu, Pemimpin Cabang BRI Pinrang, Abduh Tuasikal menyampaikan, program Gerakan Menabung merupakan inisiasi Bupati Pinrang guna mendorong para siswa untuk gemar menabung melalui Tabungan Simpel (Simpanan Pelajar).
Dijelaskan dia, Tabungan Simple sangat praktis dan murah, para siswa cukup menyerahkan Kartu Siswa dan KTP orang tua, setoran awal cukup Rp 5 ribu dan buku tabungan langsung jadi.
sebagai langkah awal Tabunga Simple ini mulai diterapkan di tiga sekolah, yaitu SDN 161, SMP 1 dan SMA 1 Pinrang.
"Petugas dari Bank akan mendatangi sekolah dengan mobil unit BRI, sehingga para siswa tidak perlu ke Bank, cukup dilayani di Sekolah," jelasnya.
Menurutnya, hal itu dilakukan demi untuk melayani siswa disamping proses belajar tidak terganggu dan mengurangi resiko pada saat hendak ke Bank.
Dikonfirmasi berbeda, Kepala SMA 1 Pinrang H Bahri Bohari, menilai potensi menabung di Sekolah cukup besar. Mengingat jumlah siswa dan guru mencapai 2 ribu orang.
"Kan sudah ada program menabung di sekolah, mungkin perlu di SMA 1 ada Anjungan Tunai Mandiri sehingga diharapkan siswa dan guru tidak perlu lagi keluar sekolah mencari ATM.(gun)
Bupati Pinrang, Aslam Patonangi, meminta kepada siswa untuk gemar menabung di Bank karena banyak manfaatnya dibandinga menabung melalui celengan tidak mendidik.
Bupati dua periode ini memberi gambaran siswa, kalau menabung hanya Rp 5000 perhari, satu tahun dapat terkumpul Rp 1,8 juta bila terus menabung sampai tamat telah mencapai Rp 5,4 juta.
"ini untuk Siswa SMA, uang itu dinilai cukup membantu untuk kelanjutan sekolahnya disamping dapat berhemat, tidak boros dan tidak konsumtif," kata Aslam.
Menurutnya, yang terpenting adalah budaya menabung harus dimulai sejak dari awal, disamping membantu demi masa depan juga memberi konstribusi perekonomian Pinrang, karena semakin banyak uang yang beredar maka perekonomian Pinrang semakin dinamis.
"Saya ingin menjadikan siswa dan masyarakat Pinrang ini menjadi masyarakat yang gemar menabung," lanjutnya.
Sementara itu, Pemimpin Cabang BRI Pinrang, Abduh Tuasikal menyampaikan, program Gerakan Menabung merupakan inisiasi Bupati Pinrang guna mendorong para siswa untuk gemar menabung melalui Tabungan Simpel (Simpanan Pelajar).
Dijelaskan dia, Tabungan Simple sangat praktis dan murah, para siswa cukup menyerahkan Kartu Siswa dan KTP orang tua, setoran awal cukup Rp 5 ribu dan buku tabungan langsung jadi.
sebagai langkah awal Tabunga Simple ini mulai diterapkan di tiga sekolah, yaitu SDN 161, SMP 1 dan SMA 1 Pinrang.
"Petugas dari Bank akan mendatangi sekolah dengan mobil unit BRI, sehingga para siswa tidak perlu ke Bank, cukup dilayani di Sekolah," jelasnya.
Menurutnya, hal itu dilakukan demi untuk melayani siswa disamping proses belajar tidak terganggu dan mengurangi resiko pada saat hendak ke Bank.
Dikonfirmasi berbeda, Kepala SMA 1 Pinrang H Bahri Bohari, menilai potensi menabung di Sekolah cukup besar. Mengingat jumlah siswa dan guru mencapai 2 ribu orang.
"Kan sudah ada program menabung di sekolah, mungkin perlu di SMA 1 ada Anjungan Tunai Mandiri sehingga diharapkan siswa dan guru tidak perlu lagi keluar sekolah mencari ATM.(gun)