Optimis Raih Juara
RAKYATSATU.COM, PINRANG - Puseksemas Sulili, Kecamatan Paleteang, Pinrang, masuk nominasi 10 besar terbaik kategori pedesaan, dari 453 Puskesmas yang ada di Sulsel. Sebagai Puskesmas yang masuk 10 besar, Puskesmas Sulili dikunjungi Tim Penilai dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel.
Kedatangan tim penilai Puskesmas berjumlah 11 orang dipimpin, Kepala Bidang Bina Pelayanan Kesehatan Dinkes Sulsel, dr H Muh Ichsan Mustari, MHM Kabid Pelayanan Masyarakat Dinkes Sulsel, disambut Wakil Bupati Pinrang Muh Darwis Bastama, Kadis Kesehatan dr Dyah Puspita Dewi dan Camat Paleteang H Syahrullah.
Kepala Puskesmas Sulili, dr Amtsyr Muhadi mengatakan, salah satu program andalan Puskesmas Sulili adalah Kecamatan Peduli Kesehatan Olahraga (Tandu Kesorga).
Untuk itu, dia berharap dengan program tersebut dapat membantu mengurangi penyakit melalui olahraga. Pasalnya, penyakit dapat mewabah apabila kurang olahraga."Kita sudah massalkan kesehatan olahraga ini di sekolah dengan merekrut 7 instruktur olahraga," kata Mahadi.
Mahadi juga menjelaskan, sampai saat ini, Puskesmas sulili meyani 39.500 orang yang terdiri dari 6 Kelurahan, di Kecamatan Paleteang."Saat ini, Puskesmas Sulili sudah dilengkapi Unit Gawat Darurat (UGD) dan ruang perawatan,' tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pinrang, Muh Darwis Bastama mengatakan, dengan program andalan tersebut, Puskesmas Sulili dapat mengikuti jejak Puskesmas Mattiro Deceng, Kecamatan Tiroang yang telah berhasil meraih juara sebagai Puskesmas terbaik di Sulsel 2015 lalu."Jika berhasil meraih prestasi, ini merupakan hasil kerja keras Pemerintah dan jajarannya, dukungan dan doa dari masyarakat Pinrang," jelasnya.
Ditempat yang sama, Kepala Bidang Bina Pelayanan Kesehatan PDinkes Sulsel, Ichsan Mustari menilai, Puskesmas yang ada di Pinrang selalu melakukan yang terbaik.
Penilaian itu menurutnya merupakan motivasi sehingga seluruh Puskesmas di Sulsel harus melakukan yang terbaik bagi masyarakat, intinya adalah pelayanan maksimal untuk itu Puskesmas harus berinovasi disamping memudahkan akses bagi pelayanan.(Gun)