RAKYATSATU.COM, SINJAI - Puluhan masyarakat Sinjai Selatan, berkunjung ke DPRD Sinjai untuk mengadukan proyek pekerjaan jalan Poros Bikeru-Coddong yang dinilai tidak sesuai dengan bestek, Senin (18/7).
Aspirasi mereka di terima oleh Ketua Komisi III, Amsul Mappasara, di dampingi oleh Anggota DPRD, Haeril Anwar. Dimana dalam aspirasi tersebut, masyarakat mendesak pihak terkait untuk menghentikan pekerjaan yang sementara berlangsung.
Pembawa aspirasi, Rusdi, membeberkan jika sejumlah kejanggalan serta kurangnya pengawasan sehingga proyek terkesan dikerja asal-asalan."Pekerjaan tidak sesuai bestek,kami meminta atas nama Masyarakat untuk betul-betul ada pengawasan,contohnya pekerjaan saluranya yang tidak memakai batu hanya langsung di plester saja," kata Rusdi.
Dia juga menambahkan jika Proyek yang dikerjakan PT.Agung Perdana Bulukumba yang menelan anggaran APBD Thn.2016 sejumlah 17 M lebih ini terdapat tumpukan tanah yang amburadul kerap membuat pengguna jalan terjatuh."Material pasir saja tidak bermutu,serta membuat jalanan semakin menyempit padahal seharusnya perluasan, 4 M meter belum termasuk drainase tetapi dilapangan 4 M sudah masuk saluran sehingga kami meminta di bongkar," tambah Rusdi.
Sementara itu Kepala Bidang sarana Jalan dan Jembatan Muh Syawal yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah berkordinasi dengan pihak kontraktor mengenai aspirasi masyarakat ini."Saya sudah telpon pihak kontraktornya untuk menghentikan pekerjaan dan besok kita akan kelokasi untuk melakukan pemeriksaan pekerjaan," jelasnya. (Asdar)