RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan menerima kunjungan kerja Komisi III DPRD Kabupaten Soppeng di Ruang Rapat Anoa, Kamis, 13 Maret 2025.
Kunjungan kerja tersebut dipimpin Ketua Komisi III bersama tujuh anggota. Agenda ini bertujuan memperoleh referensi terkait pengelolaan Taman Wisata Alam (TWA) Lejja sebagai bahan komunikasi dengan masyarakat daerah pemilihan pada masa reses.
Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, antara lain Perjanjian Kerja Sama antara BBKSDA Sulsel dan Pemerintah Kabupaten Soppeng, rencana pembangunan jaringan listrik oleh PLN di sekitar TWA Lejja, pengelolaan wisata alam sebagai sumber Pendapatan Negara Bukan Pajak, serta persoalan permukiman masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Pelaksana Tugas Kepala BBKSDA Sulsel, T. Heri Wibowo, memaparkan berbagai aspek pengelolaan kawasan konservasi, termasuk upaya menjaga keanekaragaman hayati yang terdapat di TWA Lejja.
Pemaparan tersebut bertujuan memberikan gambaran komprehensif kepada Komisi III DPRD Kabupaten Soppeng mengenai tata kelola kawasan konservasi yang berada di wilayah tersebut.
Dalam diskusi, disepakati sejumlah langkah tindak lanjut, di antaranya kesiapan BBKSDA Sulsel untuk berdialog dengan PLN terkait rencana pembangunan jaringan listrik di sekitar TWA Lejja.
Selain itu, pertemuan juga menekankan pentingnya revisi Rencana Pelaksanaan Program dan Rencana Kerja Tahunan agar selaras dengan kebutuhan pengelolaan kawasan serta ketersediaan anggaran.
Terkait perizinan berusaha di kawasan TWA Lejja, BBKSDA Sulsel mendorong perancangan mekanisme yang transparan guna menghindari pungutan liar dan potensi konflik horizontal, khususnya terkait pengelolaan parkir.
BBKSDA Sulsel juga berencana menyampaikan peta kawasan TWA Lejja kepada Komisi III DPRD Kabupaten Soppeng sebagai bahan penanganan persoalan permukiman masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Komisi III DPRD Kabupaten Soppeng menyampaikan apresiasi atas sambutan serta informasi yang diberikan oleh BBKSDA Sulsel selama kunjungan kerja tersebut.
Data dan informasi yang diperoleh akan digunakan sebagai bahan komunikasi dengan konstituen sekaligus dasar koordinasi lanjutan dengan PLN dan pemangku kepentingan lainnya.
Kerja sama antara BBKSDA Sulsel, DPRD Kabupaten Soppeng, dan pihak terkait diharapkan dapat memperkuat pengelolaan Taman Wisata Alam Lejja demi kesejahteraan masyarakat sekitar serta pelestarian keanekaragaman hayati. [Ikhlas/Yudha]
