RAKYATSATU.COM, TORUT - Adanya kekosongan 5600 kuota PNS yang terjadi di kabupaten toraja utara, mengakibatkan jumlah honorer diperbanyak. Data per tahun 2017, jumlah honorer mencapai 4800 orang.
Hal ini tentu saja memberi dampak bagi pemerintah kabupaten dalam memenuhi kuota tanpa harus mengorbankan tenaga honorer.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Toraja Utara, Semuel Sampe Rompon mengatakan, pemerintah akan terus memaksimalkan potensi pegawai yang ada.
" Kita sudah ajukan ke tingkat provinsi untuk pengisian kekosongan kuota di tahun 2018 ini, agar diisi oleh tenaga honorer," ujarnya
Namun, keputusan dari pusat, Lanjut Semuel, bahwa kabupaten toraja utara tetap membuka lowongan kerja untuk masyarakat umum lewat jalur online.
"Hal ini menjadi polemik bagi pemerintah khusus bagi BKD.
Kita inginkan adanya kebijakan untuk tenaga honorer, akan terus diperjuangkan, karena hasil kinerja di tahun 2017, semuanya tercapai," katanya (Kris)
Hal ini tentu saja memberi dampak bagi pemerintah kabupaten dalam memenuhi kuota tanpa harus mengorbankan tenaga honorer.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Toraja Utara, Semuel Sampe Rompon mengatakan, pemerintah akan terus memaksimalkan potensi pegawai yang ada.
" Kita sudah ajukan ke tingkat provinsi untuk pengisian kekosongan kuota di tahun 2018 ini, agar diisi oleh tenaga honorer," ujarnya
Namun, keputusan dari pusat, Lanjut Semuel, bahwa kabupaten toraja utara tetap membuka lowongan kerja untuk masyarakat umum lewat jalur online.
"Hal ini menjadi polemik bagi pemerintah khusus bagi BKD.
Kita inginkan adanya kebijakan untuk tenaga honorer, akan terus diperjuangkan, karena hasil kinerja di tahun 2017, semuanya tercapai," katanya (Kris)
