RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Soppeng Divisi SDM dan Partisifasi Masyarakat,Marwis meminta Kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk tidak menjadi Pengamat Politik saat menjalankan tugas di lapangan.
Hal itu disampaikan Oleh Marwis saat membuka acara Rapat Kerja Penitia Pemungutan Suara (PPS) sekecamatan Marioriawa dalam rangka persiapan pelaksanaan tahapan pemutahiran data pemilih untuk Gubernur dan wakil gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, di ruang rapat Kantor Camat Marioriawa lantai dua, Kamis (11/01)
" Jangan sekali-kali mengeluakan statement terkait peluang calon Gubernur, karena itu sangat dilarang. Anda adalah Penyelenggara, tugas anda hanya datang menceklis bukan memberikan statement," tegas Marwis
Sementara itu Ketua PPK Kecamatan Marioriawa Hasanuddin mengatakan, Rapat kerja ini penting karena menyangkut bagaimana mekanisme pemutahiran data pada pemilih, agar nantinya tidak ada warga negara indonesia yang berpenduduk marioriawa yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya.
" Mengingat pentingnya data pemilu saya sangat berharap supaya teman-teman PPS dan PPDP nantinya bekerja secara profesional karena data yang tidak benar bisa mempengaruhi ke tahapan lainnya," tutup Hasan (mario)
