RAKYATSATU.COM, SINJAI - Persatuan perawat Nasional Indonesia (PPNI) Cabang Sinjai, melalui sekertarisnya Syamsul Ahmad berharap Pemerintah dan Kementrian Kesehatan untuk memperhatikan kesejahteraan Ratusan Perawat yang ada di Sinjai, Selasa (6/9).
Hal itu Syamsul nyatakan di dalam suatu forum bersama dengan sejumlah awak media di Sinjai, yang tergabung dalam Jurnalis Peduli Sinjai (JPS).
Syamsul menerangkan, para perawat merupakan ujung tombak dalam memberikan pelayanan Kesehatan yang saat ini saat ini dibutuhkan masyarakat. Oleh karena itu, ada baiknya peran perawat diberikan insentif yang sama dengan profresi kesehatan yang lain.
"Kami harap perawat mendapat insentif yang sama, karna tidak bisa di pungkiri dalam keikhlasan mereka sebagai pelayan kesehatan di Sinjai turut andil dalam visi dan misi untuk menyukseskan Pilar Kesehatan Pemerintah," kata Syamsul.
Lanjut Syamsul, di Sinjai sendiri terdapat 894 perawat yang tersebar di 16 Puskesmas dan RSUD Sinjai. Rata-rata dari mereka adalah tenaga sukarela yang sudah mengabdi selama 6 tahun lebih. (Asdar)
Hal itu Syamsul nyatakan di dalam suatu forum bersama dengan sejumlah awak media di Sinjai, yang tergabung dalam Jurnalis Peduli Sinjai (JPS).
Syamsul menerangkan, para perawat merupakan ujung tombak dalam memberikan pelayanan Kesehatan yang saat ini saat ini dibutuhkan masyarakat. Oleh karena itu, ada baiknya peran perawat diberikan insentif yang sama dengan profresi kesehatan yang lain.
"Kami harap perawat mendapat insentif yang sama, karna tidak bisa di pungkiri dalam keikhlasan mereka sebagai pelayan kesehatan di Sinjai turut andil dalam visi dan misi untuk menyukseskan Pilar Kesehatan Pemerintah," kata Syamsul.
Lanjut Syamsul, di Sinjai sendiri terdapat 894 perawat yang tersebar di 16 Puskesmas dan RSUD Sinjai. Rata-rata dari mereka adalah tenaga sukarela yang sudah mengabdi selama 6 tahun lebih. (Asdar)